Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas Perum BULOG, Sudaryono, melakukan kunjungan kerja ke Sentra Penggilingan Padi (SPP) di Karawang, Jawa Barat, Kamis (15/5/2025) pagi. Dalam kunjungannya, Wamentan mengapresiasi kinerja BULOG yang berhasil mencetak rekor cadangan beras nasional tertinggi sepanjang sejarah, yaitu 3,7 juta ton.
Dalam agenda tersebut, Wamentan Sudaryono meninjau langsung fasilitas Rice Milling Unit (RMU) modern milik BULOG yang merupakan satu dari 10 unit canggih yang beroperasi di wilayah Karawang. Ia didampingi oleh Pimpinan Wilayah BULOG Jawa Barat, Alex, dan General Manager BULOG Karawang.
Fasilitas penggilingan modern ini menunjukkan bahwa BULOG mampu menyerap gabah petani, mengolahnya secara profesional, hingga memasarkan produk secara efisien. Hal ini menjadi salah satu bukti konkret bahwa sistem pangan Indonesia semakin siap dan modern.
“Fasilitas ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki orang-orang terbaik dan sistem pangan yang makin profesional,” ujar Sudaryono di sela kunjungannya.
Dalam pernyataannya, Sudaryono juga mengungkapkan kebanggaannya atas capaian BULOG dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Per Mei 2025, BULOG telah berhasil menyimpan 3,7 juta ton beras di seluruh gudang yang tersebar di Indonesia. Angka ini merupakan jumlah tertinggi sepanjang sejarah BULOG sejak pertama kali berdiri.
“Total beras yang disimpan di gudang BULOG saat ini adalah 3,7 juta ton. Serapan tahun 2025, dari Januari hingga hari ini, sudah mencapai 2,1 juta ton. Ini capaian tertinggi sepanjang sejarah,” tegas Sudaryono.
Pencapaian ini sekaligus menandai efektivitas strategi pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pembangunan infrastruktur pertanian modern serta sistem distribusi nasional yang terintegrasi.
Kunjungan kerja ini menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. BULOG tidak hanya menjalankan fungsi sebagai penyerapan hasil panen petani, tetapi juga menjadi ujung tombak dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia.