Proyek pembangunan Giant Sea Wall atau tanggul laut raksasa di kawasan pesisir Jawa sebagai respons terhadap dampak perubahan iklim mulai menarik perhatian dunia internasional, termasuk dari Belanda.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan bahwa tidak menutup kemungkinan akan ada investasi asing yang masuk untuk mendukung proyek ini.
Pernyataan tersebut disampaikan AHY dalam Forum Bisnis Indonesia–Belanda yang digelar di Jakarta, Senin, 16 Juni, dan turut dihadiri Wakil Menteri Urusan Ekonomi Luar Negeri Belanda, Michiel Sweers.
AHY menjelaskan bahwa Belanda telah terlibat sejak tahun 2020 melalui studi kelayakan dan riset terkait proyek tanggul laut raksasa ini. Dengan pengalaman panjang Belanda dalam menghadapi tantangan geografis dan inovasi pengelolaan wilayah pesisir, kehadiran mereka dianggap sebagai mitra strategis.
Michiel Sweers juga menegaskan bahwa para pelaku usaha di Belanda menunjukkan ketertarikan besar untuk berinvestasi, tidak hanya pada proyek Giant Sea Wall, tetapi juga berbagai proyek pembangunan lain di Indonesia.
Caption | Admin: Farraa