JAKARTA – Inter Miami menorehkan sejarah sebagai klub pertama dari Major League Soccer (MLS) yang berhasil lolos ke babak 16 besar Piala Dunia Antarklub 2025. Namun, langkah bersejarah itu diiringi hasil pahit, setelah kemenangan di depan mata harus pupus oleh dua gol telat Palmeiras pada laga penutup Grup A, Selasa (24/6/2025) waktu setempat.
Bertanding di Hard Rock Stadium, Miami sempat unggul 2-0 dan hanya tinggal beberapa menit lagi untuk memastikan status juara grup. Namun, Palmeiras bangkit pada 10 menit terakhir dan memaksakan hasil imbang 2-2, membuat tim asuhan Javier Mascherano harus puas finis sebagai runner-up.
Hasil tersebut membuat Inter Miami akan menghadapi lawan berat pada babak gugur—Paris Saint-Germain (PSG), juara Liga Champions Eropa yang baru saja lolos sebagai pemuncak Grup B. Duel akan digelar di Atlanta pada Minggu, 29 Juni mendatang.
Pelatih Javier Mascherano mengakui bahwa tantangan yang dihadapi timnya tidak mudah. “Kami tahu bahwa kami akan menghadapi mungkin tim terbaik di Eropa. Ini akan sulit, tetapi kami akan mencoba memberikan yang terbaik. Kami ingin menunjukkan kualitas kami dan membuktikan bahwa kami layak berada di sini,” ujarnya dikutip dari laman resmi FIFA.
Mantan bek Timnas Argentina itu menegaskan bahwa Inter Miami tidak datang untuk sekadar mengisi tempat. Ia menyebut pencapaian ini sebagai langkah besar bagi MLS di panggung dunia.
“Ini momen bersejarah bagi MLS. Kami adalah salah satu dari 16 tim terbaik di dunia dan akan terus berjuang untuk melangkah lebih jauh,” tegasnya.
Mascherano juga mengakui kualitas PSG yang disebutnya sebagai tim luar biasa, namun ia justru melihatnya sebagai motivasi tersendiri.
“Jelas PSG adalah tim luar biasa. Mereka baru saja menjuarai Liga Champions dan mungkin yang terbaik di dunia saat ini. Tapi kami akan menyambut laga ini dengan penuh keyakinan dan semangat,” ujarnya.
Inter Miami tampil impresif selama fase grup dengan catatan tak terkalahkan dalam tiga laga—termasuk kemenangan dramatis atas Porto dan dua hasil imbang melawan Al Ahly serta Palmeiras. Saat klub-klub MLS lain seperti Seattle Sounders dan LAFC gagal melaju, Inter Miami justru mencuat sebagai kejutan turnamen.