JAKARTA – Chelsea memastikan tiket ke partai puncak Piala Dunia Antarklub 2025 usai menundukkan wakil Brasil, Fluminense, dengan skor meyakinkan 2-0 di Stadion MetLife, Rabu (9/7/2025).
Dua gol Joao Pedro yang tampil gemilang menjadi pembeda dalam laga semifinal yang berlangsung dalam cuaca panas menyengat.
Pelatih The Blues, Enzo Maresca, tak dapat menyembunyikan rasa bangganya atas pencapaian ini.
Di tengah tekanan suhu ekstrem dan taktik agresif Fluminense, Chelsea menunjukkan kedewasaan dan disiplin tinggi dalam penguasaan bola.
“Kami tahu kualitas Pedro menghadapi pertahanan rapat,” ujar Maresca seperti dikutip laman resmi klub.
Joao Pedro menjadi pusat perhatian setelah mencetak gol debutnya untuk Chelsea baru direkrut dari Brighton.
Pemain 23 tahun asal Brasil itu membuka keunggulan di menit ke-18 lewat sepakan spektakuler dari luar kotak penalti.
Gol keduanya hadir di babak kedua melalui tembakan keras ke tiang jauh, mengunci kemenangan sekaligus mengantar Chelsea ke final.
Meski mencetak dua gol kemenangan bagi timnya, selebrasi Pedro tidak berlebihan. Pasalnya, Fluminense merupakan klub profesional pertama Pedro pada tahun 2019 lalu.
Pengambilan Keputusan Berani Maresca Berbuah Manis
Enzo Maresca mengambil keputusan berani dengan menurunkan Pedro sebagai starter, dan keputusannya terbukti tepat.
Penyerang muda itu tampil trengginas menghadapi pertahanan ketat Fluminense dan menjadi penentu jalannya pertandingan.
Pelatih asal Italia itu juga memuji kemampuan timnya dalam beradaptasi dengan strategi lawan yang berubah-ubah sepanjang laga.
Selain penguasaan bola yang solid, The Blues juga unggul dalam transisi cepat dan pengelolaan tempo.
Mereka berhasil mengendalikan permainan sejak awal meski cuaca panas menjadi tantangan tersendiri.
Maresca menekankan pentingnya fokus dan kedisiplinan taktik dalam menghadapi pertandingan sekelas turnamen dunia.
Masalah Cedera Bayangi Langkah Chelsea ke Final
Namun kemenangan tersebut tak sepenuhnya sempurna.
Gelandang Moises Caicedo mengalami cedera lutut di menit-menit akhir laga dan harus ditarik keluar.
Maresca menjelaskan bahwa Chelsea lebih memilih bermain dengan 10 orang demi mencegah risiko lebih besar.
“Kami memilih bermain dengan 10 pemain di menit akhir,” ujarnya.
Dario Essugo juga dipastikan absen hingga akhir musim usai mengalami cedera otot saat sesi latihan.
Absennya dua gelandang itu menjadi tantangan tersendiri bagi Chelsea menjelang laga final melawan pemenang antara Paris Saint-Germain dan Real Madrid.
Meskipun begitu, Maresca tetap optimistis Caicedo bisa pulih tepat waktu.
“Cedera tidak serius meski pemain masih merasakan nyeri,” ungkapnya dalam keterangan usai laga.
Final Piala Dunia Antarklub akan digelar pada Minggu, dan Maresca menyebut partai ini sebagai puncak perjuangan timnya sepanjang musim.***