BANDUNG – Perjalanan kereta cepat Whoosh rute Tegalluar Summarecon–Halim mengalami gangguan sementara akibat layang-layang tersangkut di jaringan listrik aliran atas (Overhead Catenary System/OCS) di KM 123+900, antara Tegalluar Summarecon dan Padalarang, pada Rabu (9/7) pukul 16.13 WIB. Kejadian ini menyebabkan pembatasan kecepatan kereta demi menjaga keselamatan.
Menurut PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), sensor mendeteksi gangguan pada pukul 16.13 WIB. Aliran listrik di area tersebut dimatikan pada pukul 16.31 WIB untuk memungkinkan petugas melepas layang-layang secara manual. Proses penanganan berlangsung cepat, dan pada pukul 16.37 WIB, jaringan listrik kembali normal, sehingga perjalanan kereta dapat dilanjutkan tanpa hambatan.
“KCIC memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang. Langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan perjalanan Whoosh,” kata General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa kepada Garuda.Tv
KCIC memastikan jadwal perjalanan lainnya tidak terganggu.
KCIC juga mengimbau masyarakat untuk tidak menerbangkan layang-layang di dekat jalur kereta cepat. Aktivitas ini berisiko menyebabkan gangguan teknis, penghentian perjalanan, hingga potensi kecelakaan. “Layang-layang yang tersangkut di OCS sangat membahayakan operasional kereta,” tambahnya
Sebagai langkah pencegahan, KCIC bersama kepolisian rutin melakukan patroli dan sosialisasi di titik-titik rawan. Masyarakat diminta meningkatkan kesadaran demi menjaga kelancaran dan keselamatan operasional kereta cepat Whoosh.