NEW JERSEY – Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mendapat sambutan kurang ramah dari penonton saat hadir pada final Piala Dunia Antarklub di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey, pada Minggu (13/7/2025). Seluruh stadion riuh dengan cemoohan dan sorakan saat wajah Trump muncul di videotron raksasa ketika lagu kebangsaan Amerika Serikat dikumandangkan.
Trump yang duduk di tribun VIP bersama Presiden FIFA Gianni Infantino, tetap berdiri dan menyapa penonton setelah Chelsea berhasil mengalahkan Paris Saint-Germain (PSG) dengan skor 3-0. Namun, sorakan dan cemoohan kembali terdengar ketika Trump turun ke lapangan untuk menyerahkan trofi kemenangan kepada tim Chelsea.
Cole Palmer Terkejut Trump Ikut Angkat Trofi
Gelandang Chelsea, Cole Palmer, yang tampil sebagai bintang lapangan dengan mencetak dua gol kemenangan, mengaku sempat bingung melihat Trump di lapangan saat momen pengangkatan trofi. “Saya tahu dia akan ada di sini, tapi saya tidak tahu dia akan ikut kami mengangkat trofi, jadi saya sedikit bingung,” ujar Palmer dalam wawancara setelah pertandingan.
Meski mendapat cemoohan dari seluruh stadion, Trump tetap tampil percaya diri dengan berdiri di antara para pemain Chelsea, menyerahkan trofi kemenangan, dan berfoto bersama mereka untuk merayakan kemenangan.
Trump Sebut Pele sebagai GOAT Sepak Bola
Dalam wawancara dengan penyiar DAZN, Trump ditanya tentang siapa legenda sepak bola menurutnya. Tanpa ragu, pria berusia 79 tahun itu menyebut legenda Brasil, Pele, sebagai pesepak bola terbaik sepanjang masa atau GOAT (Greatest of All Time). Ia mengingat kembali masa ketika menyaksikan Pele bermain untuk New York Cosmos pada 1975.
“Saya datang untuk menonton Pele, dan dia luar biasa,” kata Trump. “Itu seperti mengatakan Babe Ruth, tapi saya akan mengatakan Pele begitu hebat,” lanjutnya.
Kehadiran Trump di Tengah Suhu Politik yang Memanas
Kehadiran Trump pada ajang Piala Dunia Antarklub ini menarik perhatian publik, terutama karena terjadi di tengah suhu politik dunia yang memanas. Sehari sebelum laga, Trump menggemparkan dengan ancaman tarif 30 persen untuk impor dari Meksiko dan Uni Eropa, yang memicu kekhawatiran akan perang dagang lebih lanjut.
Belakangan, publik memperhatikan bahwa Trump tampaknya kerap memanfaatkan momen olahraga untuk menarik perhatian publik di masa jabatan keduanya sebagai Presiden AS. Sebelumnya, ia menjadi presiden AS pertama yang hadir di Super Bowl, sering terlihat di ajang UFC, bahkan menyatakan keinginannya untuk menggelar pertarungan UFC di Gedung Putih pada tahun depan.
Menjelang Piala Dunia 2026 yang akan digelar bersama oleh AS, Kanada, dan Meksiko, FIFA juga mengumumkan pembukaan kantor baru di Trump Tower, New York, pekan lalu. Piala Dunia mendatang diperkirakan akan diikuti oleh 48 tim nasional, semakin menambah sorotan terhadap peran Trump dalam dunia olahraga.