Pasca terungkapnya praktik kecurangan oleh produsen beras yang melakukan pengoplosan dan pengurangan takaran, sejumlah pedagang sembako di Pasar Soponyono, Rungkut, Surabaya, mengaku bahwa merek-merek beras kemasan yang diduga merupakan beras oplosan sudah tidak lagi beredar di pasar sejak hampir satu bulan terakhir.
Pemerintah bersama Satuan Tugas Pangan Polri menemukan sedikitnya 212 merek beras kemasan yang diduga merupakan beras oplosan atau tidak sesuai takaran. Dari ratusan merek tersebut, banyak yang berisi campuran antara beras kelas biasa dan beras premium. Selain itu, ditemukan pula berbagai merek yang dijual dengan takaran yang tidak sesuai dengan keterangan pada kemasannya.
Caption | Admin: Filda