JAKARTA β Legenda tinju Filipina Manny Pacquiao membuktikan ketangguhan di usia 46 tahun dengan bertarung hingga ronde ke-12 melawan juara bertahan WBC kelas welter, Mario Barrios.
Meskipun tampil agresif, Pacquiao harus puas dengan hasil seri mayoritas yang membuat Barrios tetap mempertahankan sabuk juara.
Dalam duel spektakuler yang digelar di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Sabtu malam waktu setempat (19 Juli 2025), Manny Pacquiao menunjukkan bahwa semangat juang tak lekang oleh usia.
Menghadapi petinju muda sekaliber Mario Barrios, Pacquiao mampu bertarung seimbang selama 12 ronde penuh.
Pertarungan berakhir dengan majority draw, di mana dua juri memberikan skor imbang 114-114 dan satu juri memberi kemenangan tipis 115-113 untuk Barrios.
Hasil pertandingan Manny Pacquiao vs Mario Barrios ini membuat gelar WBC kelas welter tetap berada di tangan Barrios.
Sementara Pacquiao harus kembali dari ring dengan kepala tegak meski gagal menorehkan sejarah sebagai juara dunia tertua di divisi tersebut.
Pacquiao Masih Tajam di Awal, Barrios Bangkit di Akhir
Sejak bel pertama, Pacquiao langsung menunjukkan agresivitas.
Pukulan straight kiri dan jab cepat ke tubuh Barrios membuka ronde pertama dengan dominasi, yang membuatnya unggul 10-9.
Ia terus menekan di ronde kedua dan ketiga, dengan kombinasi pukulan cepat dan akurat.
Namun memasuki ronde keempat, penurunan stamina mulai terlihat dari langkah Pacquiao.
Barrios mulai menemukan celah, mencuri poin di ronde keempat dengan jab keras dan ritme konstan.
Memasuki ronde kelima dan keenam, Barrios tampil lebih aktif dan mulai mengimbangi tekanan Pacquiao.
Meski begitu, hingga akhir ronde keenam, Pacquiao masih unggul tipis dalam perolehan poin dengan skor kumulatif 58-56.
Aksi Seru di Tengah Tekanan, Skor Berimbang hingga Akhir
Pacquiao kembali menunjukkan taji di ronde ketujuh hingga kesembilan.
Kombinasi cepat, termasuk pukulan kanan keras di ronde sembilan, membuat Barrios nyaris kehilangan keseimbangan.
Skor tidak resmi memperlihatkan Pacquiao unggul dengan 88-83.
Namun, Barrios menunjukkan mental juara dengan membalikkan keadaan di tiga ronde terakhir.
Ia mendaratkan uppercut keras dan kombinasi ke tubuh, serta melakukan counter tepat sasaran.
Di ronde terakhir, tekanan konstan dan pukulan bertubi-tubi dari Barrios cukup menguras stamina Pacquiao, meski sang legenda tetap bertahan sampai bel akhir.
Seperti yang dilaporkan ESPN, keputusan juri mencerminkan betapa kompetitifnya laga ini: β115-113 untuk Barrios, serta dua skor 114-114.β
Hasil seri mayoritas ini menghindarkan Barrios dari kehilangan gelar dan menegaskan bahwa Pacquiao masih menjadi ancaman meski telah memasuki usia kepala empat.***