Kabupaten Bandung, Jawa Barat – Komando Distrik Militer (Kodim) 0624 Kabupaten Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program strategis nasional di bidang ketahanan pangan. Bertempat di lahan persawahan seluas 12 hektar di Desa Citeureup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kodim 0624 menggelar panen raya padi bersama para petani dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bandung.
Panen raya ini merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI AD dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan, sejalan dengan program prioritas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Inisiatif ini sekaligus menegaskan dukungan dari TNI terhadap sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama pembangunan nasional.
Lahan persawahan yang dipanen sebelumnya ditanami secara gotong royong oleh para petani lokal bersama personel TNI dari Kodim 0624. Uniknya, seluruh proses penanaman menggunakan pupuk organik hasil produksi petani Kabupaten Bandung. Hasilnya pun sangat menggembirakan — produksi padi meningkat secara signifikan dibanding penggunaan pupuk kimia biasa, memberikan dampak positif bagi kesejahteraan petani serta kestabilan pangan di daerah.
Komandan Kodim 0624 Kabupaten Bandung, Letkol Inf Tinton Amin Putra, menyampaikan bahwa keberhasilan panen ini menjadi bukti nyata efektivitas kolaborasi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung program pangan nasional.
Pemerintah Kabupaten Bandung juga menunjukkan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Bupati Bandung, Dadang Supriatna, menyampaikan bahwa produksi padi di wilayahnya kini telah mencapai angka 320 ribu ton per tahun, sebagian besar berkat penggunaan pupuk organik dan strategi tanam serentak yang diinisiasi oleh Kodim 0624.
Ke depan, program tanam serentak dan panen raya akan terus dilanjutkan, dengan fokus pada dua komoditas utama: padi dan jagung. Diharapkan, langkah ini mampu memperkuat kedaulatan pangan dan mendorong kesejahteraan petani di seluruh Kabupaten Bandung.
Caption | Admin: Raihana