JAKARTA – Juventus tampaknya tak ingin membuang waktu untuk merombak komposisi lini belakang mereka.
Klub raksasa Serie A itu dikabarkan tengah menyiapkan kepergian Lloyd Kelly, bek asal Inggris yang baru setengah musim mengenakan seragam Bianconeri.
Kabar ini cukup mengejutkan mengingat Kelly baru saja direkrut dari Newcastle United pada bursa transfer Januari 2025.
Juventus harus merogoh kocek hingga €17,2 juta (sekitar Rp329 miliar) untuk mengamankan jasa pemain berusia 26 tahun itu.
Namun, kontribusi Kelly di lapangan ternyata jauh dari ekspektasi.
Sejumlah blunder serta performa yang dianggap belum stabil membuat Kelly menjadi sasaran kritik publik Turin.
Bagi klub yang sedang dalam tekanan finansial, investasi sebesar itu menjadi sulit diterima jika tidak berbuah manis.
Lloyd Kelly Terancam Didepak, Juventus Pasang Harga Jual
Manajemen Juventus tak tinggal diam. Mereka segera menyusun langkah cepat dengan memasukkan nama Lloyd Kelly dalam daftar jual untuk bursa transfer musim panas 2025.
Menurut laporan dari La Gazzetta dello Sport, harga yang ditetapkan berada di kisaran €18 hingga €20 juta (Rp383 miliar).
Angka tersebut nyaris setara dengan biaya pembelian sang pemain dari Newcastle United.
Strategi ini diyakini sebagai cara Bianconeri menyeimbangkan neraca keuangan sekaligus menghindari kerugian lebih dalam.
Juventus juga optimistis akan ada klub asal Inggris yang siap menampung Kelly, mengingat daya beli tinggi klub-klub Premier League.
Meski hingga kini belum ada tawaran resmi yang masuk, klub asal Turin tetap yakin bisa menyelesaikan transaksi sebelum jendela transfer ditutup.
Pelatih Restui, Komposisi Lini Belakang Juventus Masih Solid
Pelatih Juventus, Igor Tudor, disebut telah memberikan lampu hijau terhadap potensi kepergian Lloyd Kelly.
Dalam pandangan Tudor, kehilangan Kelly tak akan berdampak besar pada kekuatan skuad yang saat ini sudah memiliki barisan bek solid seperti Gleison Bremer, Pierre Kalulu, Federico Gatti, dan Tiago Djalo.
Selain itu, Juve juga kedatangan kembali Facundo Gonzalez dan Daniele Rugani yang sebelumnya dipinjamkan ke klub Belanda.
Ketersediaan banyak opsi di lini belakang memperkuat keyakinan manajemen untuk melepas Kelly.
Sejak bergabung Januari lalu, Lloyd Kelly mencatatkan 19 penampilan, namun beberapa kali tampil tidak konsisten.
Kesalahan fatalnya saat Juventus menghadapi PSV Eindhoven di Liga Champions makin memperkuat anggapan bahwa transfernya kurang tepat.
Jika Kelly jadi hengkang, ia akan menjadi pemain kedua yang dijual Juventus hanya enam bulan setelah direkrut.
Sebelumnya ada nama Alberto Costa yang datang dari Vitoria Guimaraes lalu langsung dilepas ke FC Porto pada Juli 2025 dalam rangkaian transfer Joao Mario ke Turin.***