JAKARTA – Si jago merah melalap sebuah tempat pengrajin oncom dan empat petak rumah kontrakan di Jalan Inspeksi Kali Pesanggrahan, Kelapa Dua, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Selasa (5/8/2025) dini hari. Insiden yang terjadi sekitar pukul 04.37 WIB ini berhasil dipadamkan setelah dua jam petugas berjibaku dengan kobaran api.
Beruntung dalam peristiwa tersebut, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun dugaan sementara penyebab kebakaran menjurus pada korsleting listrik.
Menurut laporan resmi Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Disgulkarmat) DKI Jakarta, proses pemadaman selesai pada pukul 06.28 WIB.
“Objek tempat pengrajin oncom dan 4 pintu kontrakan, pemadaman selesai (hijau),” tulis laporan tersebut.
Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dan 25 personel dikerahkan untuk menjinakkan api yang dengan cepat membakar bangunan di kawasan padat tersebut.
Kebakaran ini menambah daftar insiden serupa di Jakarta, yang belakangan kerap dikaitkan dengan masalah kelistrikan.
“Pengerahan 5 unit damkar dan 25 personel. Dugaan penyebab korsleting listrik dan korban nihil,” jelas laporan Disgulkarmat.
Meski tidak ada korban jiwa, kebakaran ini meninggalkan kerugian material yang signifikan bagi pemilik usaha oncom dan penghuni kontrakan.
Petugas kepolisian kini tengah menyelidiki penyebab pasti kebakaran untuk memastikan apakah korsleting listrik menjadi pemicu utama.
Insiden ini menjadi pengingat penting bagi warga Jakarta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap instalasi listrik, terutama di wilayah permukiman padat penduduk.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga mengimbau masyarakat untuk secara rutin memeriksa kondisi kabel dan peralatan listrik guna mencegah kejadian serupa.
Dengan meningkatnya frekuensi kebakaran akibat korsleting, langkah preventif menjadi kunci untuk menjaga keselamatan dan meminimalkan kerugian.