JAKARTA – Manchester United akhirnya merampungkan perekrutan Benjamin Sesko dari RB Leipzig sebagai langkah besar dalam proyek ambisius membangun kembali kekuatan lini depan.
Striker berusia 22 tahun itu resmi menandatangani kontrak berdurasi lima tahun, dengan biaya transfer yang dapat mencapai €85 juta (sekitar Rp1,7 triliun).
Kedatangan Sesko menandai transfer ketiga di sektor penyerangan Manchester United musim panas ini, setelah sebelumnya mengamankan jasa Matheus Cunha dan Bryan Mbeumo.
Langkah ini diambil menyusul buruknya performa mencetak gol musim lalu, di mana United hanya menempati posisi ke-15 klasemen akhir Premier League — pencapaian terburuk mereka sejak liga dimulai pada 1992.
Pelatih Ruben Amorim, yang akan menjalani musim penuh pertamanya di Old Trafford, memang memprioritaskan perombakan total di lini serang.
“Sejarah Manchester United jelas sangat istimewa, tetapi yang benar-benar membuat saya antusias adalah masa depannya,” kata Sesko dalam pengumuman resmi klub.
“Ketika kami membahas proyek ini, jelas bahwa segalanya telah disiapkan agar tim ini terus berkembang dan bersaing untuk meraih trofi-trofi terbesar lagi dalam waktu dekat.”
Musim lalu, kombinasi Rasmus Hojlund dan Joshua Zirkzee hanya mampu mencetak 18 gol di semua kompetisi, sementara tim mencatat rekor klub 18 kekalahan di Premier League dan total poin terendah sepanjang sejarah, yakni 42 poin.
Hanya empat tim yang mencetak gol lebih sedikit, tiga di antaranya terdegradasi.
Sesko, yang kerap dibandingkan dengan Zlatan Ibrahimovic karena postur 1,95 meter dan teknik olah bola mumpuni, memang memiliki reputasi sebagai penyerang berbahaya.
Meski catatan golnya di Leipzig terbilang moderat — 14 gol di musim debut dan 13 gol di musim berikutnya — ia mampu menghadirkan momen-momen spektakuler.
Di level Eropa, Sesko mencetak enam gol dalam 28 laga Liga Champions, sementara bersama timnas Slovenia ia telah mengoleksi 16 gol dari 41 pertandingan.
Direktur sepak bola Manchester United, Jason Wilcox, memuji kualitas sang pemain.
“Benjamin memiliki kombinasi langka antara kecepatan yang luar biasa dan kemampuan untuk mendominasi bek secara fisik, menjadikannya salah satu talenta muda paling luar biasa di sepak bola dunia,” ujarnya.
“Kami telah mengikuti karier Benjamin dengan cermat. Semua analisis data dan penelitian kami menyimpulkan bahwa ia memiliki kualitas dan kepribadian yang diperlukan untuk sukses di Manchester United.”
Sebelum mengamankan Sesko, United sempat dikaitkan dengan beberapa target lain seperti Liam Delap, Viktor Gyokeres, dan Ollie Watkins.
Meski belum teruji di Inggris, kehadiran Sesko melengkapi lini depan yang kini diisi pemain berpengalaman Premier League seperti Mbeumo dan Cunha.
Musim lalu, Mbeumo mencetak 20 gol liga untuk Brentford, sementara Cunha menorehkan 17 gol untuk Wolves dan membantu klubnya lolos dari ancaman degradasi.***