BANDUNG – Presiden RI Prabowo Subianto memimpin upacara militer di Pusdiklatpassus Kopassus, Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (10/8/2025). Dalam acara bertajuk Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer ini, Presiden menganugerahkan pangkat Jenderal Kehormatan Bintang 4 hingga Bintang Sakti kepada sejumlah tokoh militer atas jasa luar biasa mereka bagi bangsa dan negara.
Dalam upacara yang dihadiri para petinggi Tentara Nasional Indonesia (TNI), Presiden Prabowo secara langsung menyematkan pangkat kehormatan kepada para penerima sebagai bentuk pengakuan atas dedikasi mereka dalam menjalankan tugas dan operasi militer.
“Penganugerahan ini adalah bentuk penghargaan sekaligus peneguhan untuk berbakti sepenuhnya kepada rakyat, kepada bangsa, dan kepada negara,” ujar Presiden Prabowo, mengutip pernyataan sebelumnya saat menyematkan pangkat serupa pada acara lain.
Penerima Pangkat Kehormatan Bintang 4 dan Bintang 3
Adapun penerima pangkat Jenderal TNI Kehormatan (Purnawirawan) Bintang 4 meliputi:
- Jenderal TNI Kehormatan (Purnawirawan) Sjafrie Sjamsoeddin
- Jenderal TNI Kehormatan (Purnawirawan) M. Herindra
- Jenderal TNI Kehormatan (Purnawirawan) Agus Sutomo
- Jenderal TNI Kehormatan (Purnawirawan) Kko Ali Sadikin
Sementara itu, pangkat Jenderal Kehormatan Bintang 3 diberikan kepada sejumlah tokoh militer lainnya yang juga dinilai berjasa besar.
Selain itu, gelar Bintang Sakti, penghargaan tertinggi untuk keberanian dan pengabdian luar biasa, turut dianugerahkan dalam upacara ini, menambah kemegahan acara.
Makna Penganugerahan dan Apresiasi Publik
Upacara ini tidak hanya menjadi simbol penghormatan terhadap para penerima, tetapi juga mencerminkan komitmen pemerintah untuk terus menghargai jasa para prajurit TNI.
Acara ini juga menandai kembalinya tradisi penganugerahan pangkat kehormatan, yang diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk mengabdikan diri kepada negara.
Sebelumnya, Presiden Prabowo sendiri pernah menerima pangkat Jenderal Kehormatan Bintang 4 dari Presiden Joko Widodo pada 28 Februari 2024, sebuah momen yang menuai perhatian publik. Kini, sebagai presiden, ia melanjutkan tradisi tersebut dengan memberikan penghargaan serupa kepada para tokoh militer yang dianggap layak.
Langkah Strategis Prabowo dalam Kepemimpinan Militer
Selain penganugerahan pangkat, upacara ini juga menjadi bagian dari agenda strategis Presiden Prabowo dalam memperkuat pertahanan nasional. Baru-baru ini, ia meresmikan enam grup baru Kopassus dan Komando Daerah Tiga Matra TNI, menunjukkan fokusnya pada modernisasi dan penguatan militer Indonesia.
“Kekuatan pertahanan adalah kunci untuk melindungi kekayaan alam dan kedaulatan bangsa,” ujar Prabowo dalam pertemuan dengan petinggi TNI di Hambalang, Bogor, pada 1 Agustus 2025.
Acara ini mendapat sorotan luas dari masyarakat, dengan banyak pihak mengapresiasi langkah Presiden Prabowo dalam menghormati jasa para pahlawan militer. Upacara di Batujajar ini pun menjadi bukti nyata komitmen pemerintahan saat ini untuk menjaga semangat kebangsaan dan pengabdian kepada negara.