JAKARTA – Selebgram Lisa Mariana akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Atalia Praratya, istri mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, menyusul kontroversi tes DNA yang menghebohkan publik.
Dalam suasana penuh emosi, Lisa menangis tersedu saat mengungkapkan penyesalannya di acara talkshow stasiun Tv nasional, Kamis (21/8/2025). Momen ini menjadi sorotan setelah hasil tes DNA menyatakan bahwa anak Lisa, berinisial CA, tidak memiliki kecocokan biologis dengan Ridwan Kamil.
“Buat Ibu Atalia atau Ibu Cinta, Lisa minta maaf dari lubuk hati paling dalam.” kata Lisa.
Permintaan maaf ini disampaikan sebagai respons atas kegaduhan publik yang dipicu oleh pengakuannya terkait hubungan dengan Ridwan Kamil.
“Lisa ini udah jadi istri. Lisa rasa apa yang ibu rasa, tapi di satu sisi Lisa bingung ada anak,” tambahnya sambil menahan isak tangis, menunjukkan empati sebagai sesama istri dan ibu.
Latar Belakang Kontroversi
Kisruh ini bermula dari pernyataan Lisa yang mengklaim memiliki hubungan dengan Ridwan Kamil, yang kemudian memicu laporan hukum terkait dugaan pencemaran nama baik.
Tes DNA yang dilakukan oleh Bareskrim Polri pada 7 Agustus 2025 menjadi titik krusial dalam kasus ini. Hasilnya, yang diumumkan pada 20 Agustus 2025, menegaskan bahwa Ridwan Kamil bukan ayah biologis anak Lisa.
“Pada hari ini Pusdokkes Polri telah menyerahkan hasil tes DNA, dengan hasil saudara RK dan anaknya LM berinisial CA tidak memiliki kecocokan DNA atau non-identik,” ujar Kasubdit 1 Dittipidsiber Bareskrim Polri Kombes Pol Rizki Agung.
Meski demikian, Lisa sempat menyatakan kekecewaannya atas hasil tes tersebut. Dalam Instagram Story-nya, ia mengisyaratkan dugaan kecurangan dan memperingatkan,
“Tidak akan kubiarkan kecurangan terjadi.” Ia juga menyinggung Ridwan Kamil dengan nada tegas, “Jadi udah Pak, jangan berkeras hati. Tadi minta-minta perdamaian, bagaimana ini.”
Langkah Menuju Perdamaian
Permintaan maaf Lisa ini muncul setelah kubu Ridwan Kamil membuka peluang damai dengan syarat Lisa menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.
Kuasa hukum Ridwan Kamil, Muslim, menyatakan, “Apalagi kalau misalnya Lisa Mariana mau minta maaf ke media, ke media sosial dan lain-lain.” Langkah ini dianggap sebagai upaya menuju restorative justice untuk menyelesaikan konflik tanpa memperpanjang proses hukum.
Namun, Lisa menegaskan bahwa permintaan maafnya hanya ditujukan kepada Atalia Praratya, bukan Ridwan Kamil.
Dalam acara tersebut, ia menolak saran untuk meminta maaf kepada Ridwan Kamil, dengan alasan bahwa aksinya bukan bertujuan mencemarkan nama baik, melainkan memperjuangkan hak anaknya.
Momen permintaan maaf Lisa telah menjadi viral di media sosial, memicu beragam reaksi dari warganet.
Sebagian memberikan dukungan atas keberaniannya mengakui kesalahan, sementara yang lain mempertanyakan konsistensi sikapnya.
Hingga kini, baik Ridwan Kamil maupun Atalia Praratya belum memberikan tanggapan resmi atas permintaan maaf tersebut.
Pihak kepolisian menyatakan akan menggelar perkara untuk menentukan langkah hukum selanjutnya berdasarkan hasil tes DNA.
Kasus ini terus menjadi sorotan, mengingat kompleksitas emosi dan dampaknya terhadap publik.