TEL AVIV, ISRAEL – Militer Israel berhasil mencegat rudal yang ditembakkan dari wilayah Yaman, yang diduga kuat dilancarkan oleh kelompok pemberontak Houthi. Insiden ini memicu sirene peringatan serangan udara yang bergema di sejumlah wilayah Israel pada Rabu (27/8) waktu setempat, menciptakan ketegangan di tengah konflik regional yang kian memanas.
Menurut pernyataan resmi militer Israel, seperti dikutip AFP, rudal tersebut berhasil dihancurkan oleh Angkatan Udara Israel (IAF).
“Menyusul sirene yang berbunyi beberapa saat yang lalu di beberapa wilayah di Israel, sebuah rudal yang diluncurkan dari Yaman telah dicegat oleh IAF,” ungkap militer Israel melalui Telegram.
Houthi, kelompok yang menguasai sejumlah wilayah strategis di Yaman dan didukung Iran, belum mengklaim tanggung jawab atas serangan rudal terbaru ini. Namun, kelompok ini dikenal kerap melancarkan serangan rudal dan drone ke Israel sebagai bentuk solidaritas terhadap Palestina, terutama sejak konflik antara Hamas dan militer Israel di Jalur Gaza meletus pada Oktober 2023.
Eskalasi Konflik dan Serangan Balasan
Serangan Houthi sempat terhenti selama dua bulan saat gencatan senjata berlangsung di Gaza hingga Maret lalu. Namun, operasi militer Israel yang kembali digencarkan di wilayah tersebut memicu Houthi untuk melanjutkan serangan mereka.
Sebagai respons, Israel telah melakukan serangan balasan ke Yaman, menyasar infrastruktur strategis di ibu kota Sanaa yang dikuasai Houthi.
Pada Minggu (24/8), serangan Israel ke Sanaa menewaskan sedikitnya 10 orang dan melukai lebih dari 90 lainnya. Militer Israel menyatakan bahwa serangan tersebut menargetkan kompleks militer dekat istana kepresidenan, dua pembangkit listrik, dan depot bahan bakar di Sanaa sebagai balasan atas aksi Houthi.
Dampak Regional dan Ketegangan yang Berlanjut
Konflik ini memperlihatkan dinamika rumit di Timur Tengah, dengan Houthi memposisikan diri sebagai pendukung perjuangan Palestina, sementara Israel berupaya menjaga keamanan wilayahnya. Belum ada pernyataan resmi dari Houthi terkait serangan rudal terbaru, namun eskalasi ini menambah ketegangan di kawasan yang sudah rawan konflik.
Militer Israel terus meningkatkan kewaspadaan, sementara warga diminta mematuhi peringatan keamanan. Situasi ini juga memicu perhatian dunia terhadap potensi eskalasi lebih lanjut antara Israel dan kelompok-kelompok bersenjata di wilayah tetangga.