BEIJING, TIONGKOK – Langit di atas Lapangan Tiananmen menjadi saksi momen spektakuler ketika 80.000 burung, simbol perdamaian, dilepaskan ke udara sebagai penutup parade militer sekaligus peringatan 80 tahun pemerintahan China yang digelar di Tiananmen Square, Beijing, pada Rabu (3/9/2025). Ribuan burung ini, yang berasal dari anggota Beijing Pigeon Fanciers Association di berbagai distrik kota, menghadirkan pemandangan luar biasa.
“Semua burung dipinjam dari anggota Beijing Pigeon Fanciers Association yang tersebar di seluruh distrik kota,” demikian keterangan resmi yang dilansir dari Reuters. Setelah dilepaskan, sebagian besar burung akan kembali ke rumah pemiliknya dalam hitungan jam, bahkan beberapa yang tercepat hanya butuh beberapa menit, meski ada kemungkinan beberapa ekor tersesat.
Proses pelepasan ini diawali dengan perintah mobilisasi kepada para pemilik burung, yang kemudian mengangkut burung mereka ke titik kumpul di setiap distrik. Burung-burung tersebut menjalani pemeriksaan keamanan dan karantina ketat sebelum dimuat ke truk khusus untuk diantar ke lokasi pelepasan di Tiananmen. Di sana, mereka dilepaskan secara serentak, menciptakan pemandangan penerbangan massal yang memukau.
Momen ini tidak hanya menjadi simbol perdamaian, tetapi juga menunjukkan koordinasi luar biasa antara komunitas pecinta burung dan otoritas setempat, menjadikan acara ini sorotan utama di ibu kota Tiongkok.
Pada parade militer tersebut, Presiden RI, Prabowo Subianto turut hadir sebagai tamu negara berserta beberapa pimpinan negara lainnya.