JAKARTA – Ketua Dewan Pertahanan Nasional (DPN) Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa situasi keamanan nasional tetap terkendali pasca serangkaian demonstrasi yang berujung ricuh di berbagai daerah.
Pernyataan ini disampaikan saat ia resmi menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) ad interim di Jakarta, Selasa (9/9/2025).
“Selaku Ketua Dewan Pertahanan Nasional, saya menjamin bahwa wilayah nasional dalam keadaan aman,” ujar Sjafrie di kantor Kemenko Polkam, Jakarta, seperti dikutip dari pernyataannya.
Ia menekankan bahwa pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas dengan membangun komunikasi sosial yang intensif bersama masyarakat serta meningkatkan kewaspadaan, baik melalui operasi keamanan maupun dialog terbuka.
Sjafrie menjelaskan bahwa komunikasi dengan masyarakat menjadi kunci untuk menyamakan persepsi demi menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Yang mungkin mempunyai pikiran-pikiran yang perlu mendapatkan respons komunikasi, agar kita semua memiliki pemikiran yang sama tentang bagaimana menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tambahnya.
Langkah Pemerintah Antisipasi Kerusuhan
Demonstrasi anarkis yang terjadi belakangan ini, termasuk aksi yang menyebabkan kemacetan parah di Jalan Gatot Subroto, Jakarta, menjadi perhatian serius pemerintah. Untuk mengantisipasi gangguan keamanan lebih lanjut, Sjafrie memastikan aparat keamanan terus meningkatkan kewaspadaan.
Sebanyak 2.852 personel kepolisian dikerahkan untuk mengawal aksi demonstrasi di DPR pada hari yang sama, menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga ketertiban.
Selain itu, pemerintah juga berfokus pada dialog proaktif untuk meredam potensi konflik. Sjafrie menegaskan pentingnya menyatukan pandangan masyarakat agar stabilitas nasional tetap terjaga, terutama di tengah situasi pasca demonstrasi yang sempat memanas di beberapa wilayah.
Konteks Demo dan Upaya Pemulihan
Aksi demonstrasi yang berujung ricuh ini dipicu oleh berbagai isu, termasuk ketidakpuasan terhadap kebijakan tertentu. Meski demikian, Sjafrie optimistis bahwa situasi dapat segera pulih melalui pendekatan komunikasi yang inklusif. Pemerintah juga terus memantau perkembangan di lapangan untuk memastikan tidak ada eskalasi lebih lanjut.
Pernyataan Sjafrie ini sekaligus menjawab kekhawatiran masyarakat terkait stabilitas nasional. Dengan pengalaman panjang di bidang pertahanan dan keamanan, ia menegaskan komitmennya untuk menjaga keutuhan NKRI dan menciptakan suasana kondusif bagi seluruh rakyat Indonesia.
Sjafrie mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketenangan dan mendukung upaya pemerintah dalam memelihara keamanan. Ia juga menekankan bahwa langkah operasional dan dialog akan terus dioptimalkan untuk mencegah potensi gangguan keamanan di masa depan.
Pemerintah berharap komunikasi yang terjalin dengan masyarakat dapat menciptakan pemahaman bersama demi menjaga stabilitas dan kedaulatan negara.