JAKARTA – Tragedi ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny di Sidoarjo kembali memakan korban setelah tim SAR gabungan menemukan dua santri dalam kondisi meninggal dunia di area tempat wudhu pada hari kelima pencarian.
Direktur Operasi Basarnas Pusat Bramantyo menegaskan pihaknya terus bekerja keras mengangkat material reruntuhan yang masih menutup jalur pencarian, dengan harapan seluruh titik lokasi korban tertimbun bisa segera diakses.
“Kami berusaha semaksimal mungkin untuk segera mengangkat puing-puing yang menutup akses. Harapan kami, evakuasi korban bisa lebih cepat dilakukan,” ujar Bramantyo saat ditemui di Posko SAR Gabungan, Jumat pagi (3/10/2025).
Kedua jenazah santri tersebut telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim, Surabaya, guna menjalani proses identifikasi oleh tim medis dan pihak berwenang.
Berdasarkan laporan resmi Basarnas, hingga Jumat siang total korban mencapai 110 orang dengan rincian tujuh orang meninggal dunia, sedangkan 103 orang lainnya berhasil selamat dan sebagian masih dalam perawatan intensif di rumah sakit terdekat.***