JAKARTA – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto resmi menghapus dua proyek besar dari daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). Langkah ini tertuang dalam Peraturan Menteri Koordinator (Permenko) Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025, yang menjadi perubahan kedelapan atas Permenko Nomor 7 Tahun 2021 tentang PSN.
Dalam beleid yang dikutip pada Rabu (15/10/2025), pemerintah menetapkan 228 proyek dan 25 program strategis nasional untuk era kepemimpinan baru tersebut. Namun, dua proyek tercatat dihapus dari daftar PSN, yakni:
- Proyek Pengembangan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 Tropical Coastland di Provinsi Banten, yang dikerjakan oleh Agung Sedayu Group milik taipan Sugianto Kusuma alias Aguan.
- Proyek Kawasan Pengembangan Pangan dan Energi Merauke di Provinsi Papua Selatan.
Kedua proyek ini sebelumnya masuk dalam Permenko Perekonomian Nomor 12 Tahun 2024 di era Presiden Joko Widodo, masing-masing tercatat sebagai PSN nomor 226 dan 112. Dalam peraturan baru, kedua slot tersebut kini diberi tanda “dihapus”.
Penghapusan dari daftar PSN berarti proyek-proyek tersebut tidak lagi mendapat fasilitas khusus seperti kemudahan perizinan dan insentif fiskal. Meski demikian, proyek masih bisa dilanjutkan dengan mekanisme reguler di luar skema PSN.
Tambah Program Strategis Nasional
Meski ada proyek yang dihapus, pemerintah menambahkan sejumlah program strategis nasional baru. Salah satunya adalah Program Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional Merauke, Mappi, Asmat, dan Boven Digoel di Papua Selatan, yang mencakup pengembangan Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP), seperti cetak sawah, pengembangan sawit, peternakan, serta infrastruktur pendukung.
Selain itu, terdapat pula satu program yang dihapus dari daftar, yakni Program Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang sebelumnya menempati posisi nomor 6 dalam Permenko 12/2024.
Berikut ringkasan perubahan dalam daftar PSN terbaru:
Proyek Dihapus:
- Proyek Pengembangan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 Tropical Coastland, Provinsi Banten.
- Kawasan Pengembangan Pangan dan Energi Merauke, Provinsi Papua Selatan.
Program Dihapus:
- Program Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
Program Baru Ditambahkan:
- Program Makan Bergizi Gratis Nasional.
- Program Sekolah Rakyat Nasional.
- Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Nasional.
- Program Digitalisasi Pendidikan Nasional.
- Program Pengentasan Kemiskinan Nasional.
- Program Pengelolaan Sampah Terpadu.
- Program Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional Merauke, Mappi, Asmat, dan Boven Digoel, Papua Selatan.
- Program Revitalisasi Tambak Pantura (Bekasi, Karawang, Subang, Indramayu, Jawa Barat).
- Program Pengembangan Budi Daya Udang Terintegrasi di Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur.
Langkah pemerintah ini mencerminkan penyesuaian arah prioritas pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, dengan fokus pada ketahanan pangan, energi, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.