JAKARTA – Moh Zaki Ubaidillah tampil heroik di semifinal Kejuaraan Dunia Junior 2025 (WJC 2025) setelah menyingkirkan wakil Tiongkok, Li Zhi Hang.
Pebulutangkis unggulan utama Indonesia itu sempat tertinggal jauh sebelum akhirnya membalikkan keadaan dengan permainan menawan.
Ubaidillah (Ubed) yang nyaris tersingkir di gim kedua justru menunjukkan ketangguhan mental luar biasa untuk merebut tiket final.
Pada kedudukan 11-14, ia mencetak pukulan winner ajaib yang membangkitkan kepercayaan dirinya hingga menutup laga dengan kemenangan dramatis.
“Penting bagi saya untuk menang kali ini karena ini adalah World Juniors terakhir saya dan tahun lalu saya hanya sampai semifinal,” ujar Ubaidillah.
Pemain muda itu mengaku hampir menyerah, namun dorongan dari pelatih membuatnya tetap fokus hingga mampu mengatasi tekanan lawan.
“Saya sempat ingin menyerah saat skor 11-14, tetapi pelatih terus menyemangati agar saya berjuang di setiap poin,” tambahnya tentang momen kritis tersebut.
Kemenangan ini menjadi pelajaran berharga bagi Ubaidillah untuk lebih sabar, mengurangi kesalahan, dan menjaga fokus sepanjang pertandingan.
Seperti diketahui, Li Zhi Hang adalah anak murid dari legenda bulutangkis dunia asal China, Chen Long.
Sementara itu, sesama wakil Indonesia, Richie Duta Richardo, harus terhenti usai kalah tipis dari unggulan ketiga, murid Chen Long lainnya, Liu Yang Ming Yu.
Pertarungan itu memastikan final ulang antara Ubaidillah dan Liu, yang sebelumnya bertemu di final Kejuaraan Asia Junior tahun ini.
Tiongkok sendiri hanya mencatat tiga kemenangan dari tujuh partai semifinal di nomor ganda putri dan ganda campuran.
Kemenangan mereka diraih oleh pasangan Tan Ke Xuan/Wei Yue Yue serta duet Chen Jun Ting/Liu Jun Rong yang tampil solid.
Final World Juniors 2025 pun dipastikan menghadirkan duel panas antara dua raksasa muda Asia, Indonesia dan Tiongkok.
Pertarungan ini menjadi ajang pembuktian terakhir bagi Ubaidillah sebelum menutup kiprahnya di level junior internasional.***