JAKARTA – Status Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, NTT resmi diturunkan dari Level IV Awas ke Level III Siaga.
Penurunan status ini diumumkan Badan Geologi Kementerian ESDM usai aktivitas vulkanik mulai mereda.
“Berdasarkan analisis visual dan instrumental, aktivitas menurun bertahap,” ujar Muhammad Wafid, dikutip Antara, Minggu (26/10/2025).
Gunung Lewotobi sebelumnya mengalami erupsi dengan kolom abu setinggi 800 meter di atas puncak.
Wafid menyebut aktivitas kegempaan menurun dalam periode 20–24 Oktober 2025 di kawasan gunung itu.
Tercatat empat gempa guguran, enam gempa hembusan, serta dua gempa harmonik dari hasil pemantauan PVMBG.
Selain itu, ada 98 gempa tremor non-harmonik dan 39 gempa vulkanik dalam selama pengamatan berlangsung.
Gempa tektonik lokal dan jauh juga terdeteksi, meski intensitasnya kini menurun dibandingkan pekan lalu.
Erupsi terakhir terjadi pada 18 Oktober 2025 dan kini aktivitasnya menunjukkan tren stabil yang positif.
Kata Wafid, “Kondisi ini menandakan suplai magma ke permukaan berkurang, proses menuju kestabilan.”
Ia menjelaskan adanya hambatan pada saluran magma yang menghalangi material vulkanik naik ke permukaan.
Namun tremor non-harmonik masih fluktuatif, menandakan aktivitas dangkal belum sepenuhnya berhenti.
Secara visual, data deformasi dari tiltmeter menunjukkan kestabilan tanpa indikasi inflasi signifikan.
Pengamatan GNSS pun memperlihatkan tren menurun pada komponen vertikal dalam tiga hari terakhir.
“Kondisi ini menunjukkan pergerakan magma dari dalam ke dangkal masih terjadi dengan intensitas rendah.”
Masyarakat diimbau tidak beraktivitas dalam radius enam kilometer dari pusat kawah gunung aktif itu.
Ia juga mengingatkan agar warga tetap tenang dan mengikuti arahan resmi dari pemerintah setempat.
“Masyarakat juga diminta untuk tidak mempercayai informasi yang tidak jelas sumbernya,” tegasnya.
Penurunan status ini menjadi sinyal positif meski kewaspadaan terhadap potensi erupsi kecil tetap perlu.
Gunung Lewotobi Laki-laki kini masuk fase pemantauan intensif demi menjaga keselamatan masyarakat.***