CIKARANG — Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., mengingatkan pentingnya menjaga kemampuan tempur agar prajurit selalu siap menghadapi setiap penugasan, baik di dalam maupun luar negeri.
Dalam kunjungan kerja ke Markas Batalyon Intai Tempur (Yontaipur) Kostrad di Cikarang, Jawa Barat, Jumat (7/11/2025), Kasad menegaskan bahwa pembinaan kemampuan harus dilakukan secara konsisten dan berkesinambungan.
“Pelihara kemampuan kalian. Pangkostrad, Komandan Batalyon, latih betul dan siapkan betul (para prajurit), perhatikan moril anggota agar Taipur dapat terus menjadi satuan yang bisa dibanggakan. Kalau mau jadi jagoan itu mudah, tinggal latihan, tapi kadang-kadang memelihara kemampuan itu yang lebih sulit,” pesan Kasad.
Jenderal Maruli menekankan, kesiapan prajurit bukan hanya soal kekuatan fisik, tetapi juga menyangkut profesionalisme, mental juang, dan kelengkapan alat yang mendukung tugas lapangan.
Ia menilai bahwa kesiapan operasional harus menjadi budaya di setiap satuan, khususnya Yontaipur yang memiliki peran vital dalam operasi tempur darat dan menjadi ujung tombak kekuatan Kostrad.
Dalam tatap muka dengan para prajurit Yontaipur, Kasad menciptakan suasana hangat dan penuh semangat kebersamaan, sembari menerima aspirasi langsung dari para anggota mengenai kondisi di lapangan.
Maruli menambahkan, kesiapan tidak hanya dibutuhkan dalam misi dalam negeri, tetapi juga dalam operasi luar negeri yang menuntut kecepatan adaptasi serta profesionalisme tinggi.
Ia berharap seluruh prajurit Yontaipur senantiasa menjaga kehormatan satuan, melaksanakan setiap penugasan dengan sebaik-baiknya, dan terus membawa nama baik TNI AD di mata bangsa dan dunia.
Selepas pengarahan, Kasad bersama Pangkostrad Letjen TNI Muhammad Fadjar dan pejabat utama Mabesad menyempatkan diri makan siang bersama prajurit, sekaligus meninjau perlengkapan perorangan serta perlengkapan satuan Yontaipur Kostrad.***
