Max Verstappen terlibat adu argumen panas dengan insinyur balap Red Bull-nya, Gianpiero Lambiase, selama balapan sprint Grand Prix Sao Paulo.
Dilansir dari Crash, insiden itu terjadi saat periode red flag setelah Oscar Piastri, Nico Hulkenberg, dan Franco Colapinto mengalami kecelakaan. Verstappen terdengar frustrasi ketika membahas kesulitannya di Tikungan 1.
“Mobilnya bergoyang ke mana-mana. Parah banget. Nggak bisa dikendalikan,” keluh Verstappen.
Lambiase kemudian merespons,
“Kami akan memberikan beberapa rekomendasi di Tikungan 1, karena terlihat cukup buruk.”
Namun Verstappen membalas dengan nada kesal,
“Bukan soal itu, lintasannya basah. Aku nggak punya grip. Ini bukan masalah keseimbangan.”
Lambiase tak tinggal diam dan menimpali,
“Kami kasih saran supaya kamu nggak oversteer tiap lap di tikungan itu, Max. Mau kamu ikuti atau nggak, terserah kamu.”
Dalam sprint race tersebut, juara dunia empat kali itu hanya finis di posisi keempat, tertinggal dari pemimpin klasemen Lando Norris, yang memenangkan balapan dan memperlebar jaraknya menjadi sembilan poin di atas Oscar Piastri.
Sementara itu, Verstappen kini tertinggal 39 poin di posisi ketiga, dengan empat seri tersisa musim ini.
Kualifikasi untuk Grand Prix Sao Paulo hari Minggu dijadwalkan berlangsung pukul 18.00 waktu Inggris.
Verstappen mengaku berharap timnya bisa menemukan peningkatan:
“Kami akan melakukan beberapa perubahan dan semoga bisa membawa mobil ke jendela performa yang lebih baik, agar bisa lebih menekan ban. Jujur saja, tadi rasanya seperti di ‘no man’s land’ — aku nggak bisa menyusul pembalap di depan. Kalau bisa temukan sedikit kecepatan lagi, mungkin kami bisa bertarung dengan Mercedes.”