SUMUT – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) melalui Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Asahan (Lanal TBA) berhasil menggagalkan aksi penyelundupan besar-besaran barang ilegal asal Malaysia.
Dua kapal kargo bermuatan ballpress, makanan, minuman, hingga ban mobil disita dalam operasi gabungan yang digelar di perairan Tanjungbalai, Sumatera Utara.
Operasi penindakan ini berlangsung pada Kamis, 6 November lalu, melibatkan tim terpadu TNI AL yang menyergap KM Jasa Kita Bersama (GT 98) dan KM King Bee (GT 200).
Pemeriksaan mendalam mengungkap muatan mencengangkan: KM Jasa Kita Bersama mengangkut 83 ballpress serta 171 dus berisi aneka makanan dan minuman.
Sementara KM King Bee membawa 73 ballpress, 69 dus produk serupa, serta 3 ban mobil—semuanya tanpa dokumen sah dan ditujukan ke wilayah Tanjungbalai.
Dalam konferensi pers virtual dari Gedung Oswald Siahaan, Mako Lanal TBA, pada Sabtu, 8 November, Komandan Lanal Tanjung Balai Asahan, Letkol Laut (P) Agung Dwi H.D., memuji kinerja anak buahnya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada prajurit Lanal TBA atas keberhasilan mereka menggagalkan upaya penyelundupan oleh dua kapal kargo dengan perkiraan nilai kerugian negara mencapai sekitar Rp1,5 miliar.
Seluruh barang bukti langsung diserahkan kepada Bea Cukai Teluk Nibung untuk proses penyidikan lanjutan sesuai regulasi. Keberhasilan ini tak lepas dari kolaborasi erat antara Pusintelal Mabesal, Denintel Koarmada I Belawan, dan F1QR Lanal TBA, yang bergerak cepat berkat dukungan data intelijen akurat.