JAKARTA – Perbaikan infrastruktur kembali dilakukan di Tol Jakarta–Cikampek dan sejumlah titik akan terdampak sehingga potensi kemacetan diperkirakan meningkat selama pekerjaan berlangsung.
PT Jasamarga Transjawa Tol mengimbau seluruh pengguna jalan agar mewaspadai peningkatan kepadatan di Tol Jakarta–Cikampek dan menyiapkan perjalanan dengan lebih matang pada periode pemeliharaan ini.
Potensi kepadatan Tol Jakarta–Cikampek dipicu pekerjaan perbaikan yang berlangsung selama sepuluh hari dan pengendara diminta mengatur perjalanan agar terhindar dari antrean panjang di jalur utama tersebut.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pengguna jalan selama proses pekerjaan berlangsung,” kata Vice President Corporate Secretary & Legal JTT Ria Marlinda Paallo di Bekasi, Jawa Barat, Jumat (14/11/2025).
Ia mengingatkan pengemudi untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima, mengecek saldo uang elektronik, serta mengisi bahan bakar dan daya perangkat agar perjalanan tetap nyaman.
Jasamarga menyiapkan beberapa langkah antisipasi seperti penempatan petugas siaga, pengaturan arus kendaraan, serta penyesuaian area kerja agar lalu lintas tetap dapat bergerak.
“Kami menyiapkan contra flow apabila diperlukan serta berkoordinasi dengan Kepolisian Patroli Jalan Raya untuk memastikan arus kendaraan tetap terkendali. Pengguna jalan diimbau mematuhi rambu dan arahan petugas, terutama di sekitar area pekerjaan,” katanya.
Perusahaan juga menyebarkan informasi melalui spanduk imbauan dan Dynamic Message Sign di dua arah untuk memastikan transparansi pada pengguna jalan.
“Pekerjaan berlangsung mulai malam ini hingga Minggu 23 November di beberapa titik. Selama periode pekerjaan berlangsung, Tol Jakarta-Cikampek tetap beroperasi secara normal di kedua arah,” katanya.
Ria menegaskan bahwa pemeliharaan ini tidak hanya menjaga struktur jalan, tetapi juga menjaga kualitas layanan perusahaan kepada masyarakat.
“Bagi kami, jalan tol adalah jembatan yang menghubungkan berbagai aktivitas dan harapan yang bergerak dari satu kota ke kota lain,” ucap dia.
Senior Manager Representative Office 1 JTT Amri Sanusi menuturkan bahwa pemeliharaan dilakukan berkala berdasarkan evaluasi rutin demi menjaga standar kualitas jalur utama tersebut.
“Pekerjaan dilakukan berdasarkan hasil pemantauan rutin dan evaluasi kondisi lapangan. Pemeliharaan ini menjadi bagian dari upaya kami menjaga mutu jalan tol dan memberikan pengalaman berkendara yang lebih baik,” katanya.
JTT memaparkan sebaran pekerjaan mulai dari Jembatan Sungai Citarum Km 01+517 hingga On Ramp SS Cikunir dan titik lain yang berlangsung pada 14–23 November menurut jadwal bertahap yang telah disusun.
Pekerjaan dimulai dari Jumat malam hingga hari-hari berikutnya pada beberapa lokasi berbeda baik arah Cikampek maupun arah Jakarta.
Masing-masing titik memiliki waktu pengerjaan berbeda mulai dari Jumat malam hingga pekan berikutnya sesuai kebutuhan pemeliharaan.
Pengguna jalan dapat memanfaatkan layanan pusat bantuan 24 jam melalui 14080 serta aplikasi Travoy 4.5 yang menyediakan informasi lalu lintas dan fasilitas perjalanan secara real time.
Fitur informasi di aplikasi tersebut meliputi kondisi kepadatan, lokasi area istirahat, permohonan bantuan, hingga informasi rekayasa lalu lintas agar perjalanan lebih aman dan efisien.***
