Pilates, olahraga yang fokus pada penguatan otot inti (core), fleksibilitas, dan pernapasan terkontrol, semakin booming di kalangan Gen Z dan milenial. Di Indonesia, tren ini didorong media sosial seperti TikTok dan Instagram, di mana kelas pilates estetik dengan matras pastel dan musik chill sering viral.
Menurut survei tren olahraga 2025, pilates naik 40% popularitasnya di kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Bali, berkat studio baru yang menawarkan kelas hybrid dan online. Bukan cuma buat body goals, pilates juga bantu redakan stres dan perbaiki postur—ideal untuk gaya hidup urban yang hectic. Berikut jenis-jenis pilates yang lagi hits, lengkap dengan manfaat dan tips coba:
1. Mat Pilates (Pilates Dasar atau Bodyweight Pilates)
Mat pilates adalah latihan tanpa alat, hanya pakai matras dan berat tubuh sendiri. Gerakan dasar seperti The Hundred, Roll-Up, dan Leg Circles jadi andalan. Cocok buat pemula atau yang mau latihan di rumah. Manfaatnya memperkuat core, tingkatkan fleksibilitas, dan bantu koreksi postur.
Low-impact, aman buat pemula atau yang punya masalah punggung. Kamu bisa mencobanya mulai 20-30 menit/hari via app seperti Pilates Anytime. Celeb seperti Jennie BLACKPINK sering pakai ini buat maintain shape.
2. Reformer Pilates
Pilates ini menggunakan alat reformer (mesin dengan pegas dan tali resistensi) untuk variasi gerakan. Lebih intens, target otot lebih dalam seperti bahu dan pinggul. Beberapa studio premium di Jakarta dan Bali mengadakan latihan pilates dengan harga Rp300.000-700.000/sesi, tapi hasilnya cepat kelihatan—bikin “pilates arms” yang slim tapi kuat. Tren ini naik gara-gara influencer share before-after di media sosial.
Manfaat reformer pilates adalah bangun kekuatan tanpa bulk muscle, tingkatkan keseimbangan, dan cegah cedera. Bagus buat atlet atau yang rehab pasca-cidera. Lika kamu mau mencobanya, mulailah dengan kelas intro untuk adaptasi.
3. Contemporary Pilates
Pilates ini gabungan dari pilates klasik dengan elemen lain seperti yoga, aerobik, atau fisioterapi. Gerakan lebih dinamis dan bisa menggunakan tambah props seperti bola atau ring. Contemporary Pilates fleksibel dan fun, cocok buat yang bosan rutinitas monoton. Di 2025, versi ini hits di kalangan milenial yang suka variasi, sering digabung dengan dance untuk estetika IG.
Manfaatnya meningkatkan mobilitas seluruh tubuh, redakan stres mental, dan adaptif buat semua level. Lebih holistik daripada pilates tradisional. Untuk mencobanya, kamu bisa ikut kelas hybrid di gym seperti Fitness First; durasi 45 menit cukup buat pemanasan.
4. Barre Pilates
Pilates ini kombinasi hybrid pilates, ballet, dan yoga. Menggunakan barre (tiang pegangan) untuk gerakan kecil tapi repetitif, fokus toning kaki dan lengan. Barre Pilates trend karena efek “long and lean” muscle lagi viral di 2025, terinspirasi dancer K-pop. Studio di Surabaya dan Bandung mulai tawarkan ini sebagai “me time” ala Gen Z.
Manfaat Barre Pilates adalah membentuk postur elegan, bakar kalori sedang (200-300/sesi), dan tingkatkan endurance. Low-impact, aman buat joint. Tips mencoba : coba kelas 60 menit di Pure Barre; pakai kaus kaki grip biar aman.
5. Padelates (Pilates + Padel Hybrid)
Padelates adalah kombinasi pilates mat/bodyweight dengan padel (raket mirip tenis). Fokus penguatan core dan mobilitas bahu sebelum main padel, seperti side lunges dan arm rotations. Padelates adalah olahraga super fresh di 2025, booming di Surabaya dan Jakarta gara-gara padel lagi hype. Cocok buat yang suka olahraga sosial—cegah cedera saat main raket.
Manfaat Padelates menguatkan otot penyangga, tingkatkan koordinasi, dan bikin fun karena ada elemen game. Ideal buat pemula padel.
6. Pilates Khusus (Prenatal/Postnatal atau Rehab)
Pilates ini khusus untuk ibu hamil (prenatal) atau pasca-melahirkan (postnatal), dengan modifikasi gerakan aman. Bisa pakai mat atau reformer ringan. Kesadaran kesehatan maternal naik, banyak studio tawarkan kelas ini secara daring. Di 2025, selebgram hamil sering share routine ini.
Pilates Prenatal mendukung kehamilan sehat, pulihkan kekuatan pasca-lahir, dan kurangi nyeri punggung. Juga bagus buat rehab cedera.
Tren pilates 2025 ini nggak cuma soal fisik, tapi juga wellness mental—banyak yang bilang bikin “zen” di tengah deadline kerja. Kalau mau mulai, pilih yang sesuai levelmu dan konsisten 2-3 kali per minggu.