JAKARTA – Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Puspom TNI Angkatan Darat, Pomdam Jaya, dan Direktorat Bareskrim Polri menggelar operasi besar-besaran untuk membersihkan Kampung Berlan, Matraman, dari peredaran narkoba.
Penggerebekan berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 13.00 WIB, melibatkan sekitar 450 personel gabungan. Dari 10 hingga 15 titik yang menjadi target, petugas berhasil menangkap 25 orang pelaku, termasuk satu bandar berinisial F.
Deputi Direktur Psikotropika dan Prekursor (P2) BNN, Brigjen Aldrin Hutabarat, mengatakan pihaknya telah mengantongi identitas empat bandar lain yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO).
“Ada 10 sampai 15 titik atau tempat yang menjadi target bagi kami. Dari sekian itu, kita bisa mendapatkan pelaku 25 orang. Dari 25 orang itu, kita dapat mengungkap seorang bandar. Dan sudah kita mengantongi DPO empat bandar dengan inisial N, P, T, S,” jelas Brigjen Aldrin.
Brigjen Aldrin menambahkan, keempat DPO tersebut sedang diburu oleh tim Direktorat Penindakan dan Pengejaran BNN.
Dalam operasi ini, petugas menyita berbagai barang bukti antara lain sabu, ganja, paket hemat narkoba, plastik klip, uang tunai, perhiasan, dan sebuah kode QR yang diduga digunakan untuk transaksi. Selain itu, ditemukan pula senjata tajam dan senapan angin di beberapa rumah.
Beberapa pelaku sempat mencoba melarikan diri dengan memanjat atap rumah, namun seluruhnya berhasil diamankan tanpa perlawanan.
Seluruh tersangka beserta barang bukti dibawa ke BNN Cawang untuk penghitungan dan penimbangan, yang akan dilakukan di hadapan tersangka.
“Masalah penghitungan berat barang bukti, baik sabu maupun ganja, nanti akan dilakukan di BNN RI di Cawang dengan disaksikan oleh tersangka yang menguasai barang bukti tersebut,” pungkas Aldrin.