Red Bull Racing menepis rumor tentang mundurnya Gianpiero Lambiase sebagai race engineer Max Verstappen dan memastikan bahwa ia tetap menjalankan peran gandanya untuk musim 2026. Kepastian ini mengakhiri spekulasi yang beredar setelah momen emosional di pit wall usai Grand Prix Abu Dhabi, ketika Verstappen gagal mempertahankan gelar juara dunia dan kalah tipis dua poin dari Lando Norris.
Seorang juru bicara Red Bull mengatakan kepada GPFans pada Senin bahwa, “GP akan melanjutkan perannya untuk 2026 sebagai race engineer Max, sekaligus tetap menjabat sebagai Head of Racing.” Pernyataan ini merespons sejumlah pemberitaan yang keliru pada Selasa, yang menyebut insinyur berdarah Inggris-Italia itu akan berhenti bepergian ke balapan karena alasan pribadi.
Rumor Memuncak Usai Adegan Emosional di Abu Dhabi
Spekulasi bermula ketika kamera menyorot Lambiase yang tertunduk dan menangis di pit wall Red Bull setelah balapan terakhir musim ini di Yas Marina.
Walaupun Verstappen menutup musim dengan kemenangan, Norris merebut posisi ketiga yang cukup untuk mengamankan gelar juara dunia pertamanya, mengakhiri dominasi empat musim sang pembalap Belanda.
Usai balapan, Lambiase memberi pesan penyemangat kepada Verstappen melalui radio tim:
“Kamu bisa bangga dengan itu, kawan. Angkat kepalamu tinggi.”
Verstappen membalas dengan memuji kekuatan mental tim di musim yang disebutnya penuh tekanan emosional.
Stabilitas di Tengah Perubahan Besar Red Bull
Konfirmasi mengenai keberlanjutan peran Lambiase menjadi faktor stabilitas penting bagi Verstappen di tengah gelombang perubahan dalam struktur tim. Hanya sehari sebelumnya, Red Bull mengumumkan bahwa penasihat senior Helmut Marko akan meninggalkan organisasi pada akhir 2025, menutup babak lebih dari dua dekade yang penuh pencapaian.
Marko mengakui kekalahan gelar turut memengaruhi keputusannya, menyebut momen tersebut sebagai pemicu untuk mengakhiri perjalanan panjangnya bersama tim.
Lambiase dan Verstappen sendiri telah membangun salah satu kemitraan paling solid dalam sejarah Formula 1 sejak 2016. Duo ini telah meraih 71 kemenangan dan empat gelar dunia.
Pada 2024, Lambiase dipromosikan menjadi Head of Racing tanpa melepas tugasnya sebagai race engineer. Musim ini ia sempat absen dua balapan karena urusan pribadi, dengan Simon Rennie menggantikannya sementara.