JAKARTA – Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan kesediaan membantu Indonesia mengembangkan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) dan berjanji mengunjungi Indonesia, dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kremlin, Moskow, Rabu (10/12/2025). Pertemuan kedua pemimpin ini menandai penguatan hubungan strategis kedua negara menjelang peringatan 75 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Rusia.
“Kami memiliki prospek yang sangat baik di bidang energi, termasuk pembangkit listrik tenaga nuklir. Saya tahu bahwa negara Anda memiliki rencana seperti itu, dan kami selalu siap membantu jika Anda menganggap memungkinkan untuk melibatkan spesialis kami,” ujar Putin dalam pertemuan yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.
Menanggapi undangan Prabowo untuk berkunjung ke Indonesia pada 2026 atau 2027, Putin menyatakan kesediaannya. “Terima kasih, saya akan datang,” kata Putin. Prabowo bahkan bercanda meminta Putin tidak hanya mengunjungi India, tetapi juga meluangkan waktu untuk Indonesia.
Hubungan Perdagangan Tumbuh 17 Persen
Putin mengungkapkan hubungan ekonomi kedua negara menunjukkan perkembangan signifikan dengan nilai perdagangan meningkat 17 persen dalam sembilan bulan pertama tahun 2025. “Hubungan ekonomi dan perdagangan juga berkembang selama sembilan bulan pertama tahun ini. Nilai perdagangan naik 17 persen,” kata Putin.
Presiden Rusia juga menawarkan kerja sama di sektor pertanian, terutama pasokan gandum ke Indonesia yang sedikit menurun. Di bidang pertahanan, Putin menegaskan Indonesia sebagai mitra tradisional Rusia dalam kerja sama teknis-militer dan siap meningkatkan jumlah perwira militer Indonesia yang mendapat pelatihan di lembaga pendidikan tinggi Rusia.
Komitmen Kemitraan Strategis
Prabowo mengapresiasi Putin yang menerima kunjungannya dengan pemberitahuan singkat. “Sebetulnya kedatangan saya hanya untuk konsultasi, tetapi sekarang sebetulnya hanya untuk mengucapkan terima kasih karena hubungan antara Rusia dengan Indonesia bagi kami sekarang berada di tingkat yang sangat baik,” kata Prabowo.
Putin turut menyampaikan belasungkawa atas bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pertemuan ini merupakan kali kedua Prabowo bertemu Putin di Rusia pada 2025, setelah sebelumnya hadir di St. Petersburg International Economic Forum pada Juni lalu.