JAKARTA – Real Madrid memasuki laga 32 besar Piala Raja 2025/2026 dengan kewaspadaan penuh saat bertandang ke markas klub kasta ketiga Talavera di Stadion El Prado, Kamis (18/12) dini hari WIB, dalam situasi performa tim yang belum sepenuhnya stabil.
Pelatih Real Madrid Xabi Alonso menilai Piala Raja sebagai ajang yang sarat risiko karena sering mempertemukan tim elite dengan lawan yang jarang dihadapi dan kerap melahirkan kejutan besar.
“Copa del Rey (Piala Raja-red) merupakan kompetisi spesial yang memberi anda kesempatan untuk bermain melawan tim yang belum pernah Anda hadapi sebelumnya.”
“Namun, ini juga merupakan kompetisi yang sering menghadirkan kejutan besar,” ujar Alonso dikutip dari laman resmi Real Madrid, Rabu.
Atas dasar itu, Xabi Alonso menekankan pentingnya sikap respek penuh dari para pemain Real Madrid terhadap Talavera meski berbeda kasta kompetisi.
Pelatih asal Spanyol tersebut memastikan pendekatan persiapan Real Madrid tetap profesional dan identik seperti saat menghadapi lawan di kompetisi lain.
“Semoga kami bisa mencapai tujuan kami di sana,” kata pria berusia 44 tahun tersebut.
Kewaspadaan Madrid semakin relevan karena Los Blancos datang ke laga ini dengan modal kurang meyakinkan setelah menelan dua kekalahan dan satu kemenangan dalam tiga pertandingan terakhir.
Menanggapi kondisi tersebut, Alonso menegaskan bahwa kekuatan utama timnya terletak pada kebersamaan dalam menghadapi periode sulit.
“Persatuan adalah hal yang fundamental. Hubungan berkembang, dan kami saling mengenal dengan lebih baik. Kami tahu berada di fase yang seperti apa, dan itulah fase yang sedang kami jalani sekarang,” tutur dia.
Alonso juga meminta para pemainnya memusatkan perhatian pada laga terdekat sambil melakukan evaluasi menyeluruh atas kelemahan yang muncul sebelumnya.
“Fokus kami ada pada apa yang akan datang, pada empat hari ke depan untuk menutup periode ini dengan catatan positif sebelum jeda musim dingin,” tutur dia.***
