JAKARTA – Tottenham Hotspur berhasil membawa pulang kemenangan tipis namun krusial usai menaklukkan Crystal Palace di Liga Inggris.
Hotspur menang dengan skor 1-0 pada lanjutan pekan ke-18 Premier League 2025/2026 di Selhurst Park, London, Minggu (28/12/2025) malam.
Penentu kemenangan tim tamu adalah gelandang muda berusia 19 tahun, Archie Gray, yang mencetak gol senior pertamanya dan memastikan Tottenham keluar sebagai pemenang.
Crystal Palace tampil agresif sejak awal laga dan menguasai permainan pada 15 menit pertama, meski peluang berbahaya justru lebih dulu diciptakan oleh Tottenham.
Pada menit ke-17, Richarlison sempat menjebol gawang Palace lewat sepakan rendah ke tiang jauh setelah menerima umpan silang, namun gol tersebut dianulir karena offside Lucas Bergvall dalam proses serangan.
Situasi tersebut memicu Palace meningkatkan intensitas serangan dengan memanfaatkan transisi cepat dan tekanan beruntun ke pertahanan Tottenham.
Sejumlah peluang emas tuan rumah hadir melalui sundulan Jean-Philippe Mateta, tembakan keras Adam Wharton, serta peluang Will Hughes, tetapi semuanya gagal berbuah gol.
Ketangguhan Guglielmo Vicario di bawah mistar menjadi faktor kunci karena beberapa penyelamatan krusialnya menggagalkan peluang Crystal Palace.
Dominasi tanpa gol itu justru berujung petaka bagi Palace setelah Tottenham mencuri gol menjelang turun minum.
Berawal dari sundulan Richarlison ke dalam kotak penalti, Archie Gray menyambutnya dengan sundulan lanjutan yang mengoyak gawang Palace pada menit ke-42.
Gol tersebut menjadi pembeda sekaligus mengunci keunggulan Tottenham hingga laga berakhir.
Tambahan tiga poin membuat Tottenham naik ke peringkat 11 klasemen sementara Premier League dengan koleksi 25 poin.
Crystal Palace harus menelan pil pahit kekalahan ketiga secara beruntun dan tertahan di posisi sembilan dengan 26 poin.
Manajer Crystal Palace, Oliver Glasner, menilai hasil akhir tidak mencerminkan jalannya pertandingan yang menurutnya cukup seimbang.
“Performa dari kedua tim dimana, menurut saya, kita tidak seharusnya kalah. Kita menciptakan cukup peluang untuk mencetak gol, tetapi kita gagal memanfaatkan semua peluang tersebut dan dihukum melalui tendangan sudut oleh pemain lawan,” ujarnya seusai pertandingan.
Sementara itu, pelatih Tottenham, Thomas Frank, menyatakan kepuasannya terhadap karakter dan daya juang para pemainnya sepanjang laga.
“Saya benar-benar menyukai semangat dan detail yang ditunjukkan oleh tim, serta karakter dan ketangguhan tim ini. Hal ini sering saya bicarakan, bahwa ketahanan dalam tim sangat penting,” kata Thomas Frank.***