JAKARTA – Chelsea memulai tahun 2026 dengan keputusan besar: memecat Enzo Maresca dari kursi pelatih kepala. Pengumuman itu disampaikan langsung melalui laman resmi klub Liga Inggris tersebut pada Kamis, setelah rumor pemecatan sang pelatih ramai beredar dalam beberapa pekan terakhir.
“Chelsea Football Club dan pelatih kepala Enzo Maresca telah resmi mengakhiri kerja sama. Selama masa kepemimpinannya di klub, Enzo berhasil membawa tim meraih kesuksesan di Liga Conference dan Piala Dunia antar Klub,” tulis Chelsea dalam akun Instagram resminya yang dikutip GarudaTV, Kamis (1/1/2026).
“Pencapaian tersebut akan tetap menjadi bagian penting dalam sejarah klub ini dan kami mengucapkan terima kasih atas sumbangsih Maresca bagi Chelsea,” lanjut pernyataan itu. Klub menegaskan, dengan target besar di empat kompetisi termasuk upaya lolos ke Liga Champions, perubahan ini diyakini sebagai langkah terbaik untuk mengembalikan musim ke jalur yang tepat.
Maresca ditunjuk sebagai pelatih Chelsea pada Juli 2024 dengan kontrak lima tahun. Debutnya berakhir dengan kekalahan 0-2 dari Manchester City, namun ia segera mencatat kemenangan perdana lewat skor 6-2 atas Wolverhampton Wanderers.
Kesuksesan besar datang pada Mei 2025 ketika ia mempersembahkan trofi Liga Conference usai menundukkan Real Betis 4-1 di final. Dua bulan kemudian, Maresca kembali mengukir sejarah dengan membawa Chelsea menjuarai Piala Dunia antar Klub setelah mengalahkan PSG 3-0.
Namun masa indah itu berakhir cepat. Rentetan tujuh laga tanpa kemenangan di Liga Inggris memicu spekulasi soal memburuknya hubungan Maresca dengan manajemen klub, hingga akhirnya berujung pada pemecatan di awal tahun 2026.