MONTANA, SWISS – Ledakan dahsyat mengguncang resor ski elit Crans-Montana, Swiss barat daya, saat perayaan Malam Tahun Baru, menewaskan sedikitnya 40 orang dan melukai ratusan lainnya, sebagian besar dalam kondisi kritis akibat kebakaran hebat yang menyusul insiden tersebut.
Pihak berwenang masih menyelidiki penyebab insiden tragis tersebut dan menegaskan tidak ada indikasi keterlibatan aksi terorisme.
Komandan Polisi Regional Valais, Frederic Gisler, mengatakan prioritas utama saat ini adalah mengidentifikasi para korban tewas agar jenazah dapat segera diserahkan kepada keluarga.
“Tiga belas helikopter, 42 ambulans, dan 150 petugas tanggap darurat dikerahkan sepanjang malam ke lokasi kebakaran di wilayah Valais yang populer di kalangan wisatawan,” ujar Gisler.
Gubernur Regional Valais, Mathias Reynard, menambahkan bahwa mayoritas korban luka mengalami luka bakar serius. Sebanyak 60 orang saat ini dirawat di Rumah Sakit Sion, dengan sejumlah besar pasien berada dalam kondisi kritis akibat ledakan tersebut.
Unit perawatan intensif di rumah sakit setempat dilaporkan telah penuh. Reynard pun mengimbau warga untuk menunda kunjungan medis yang tidak bersifat darurat.
“Kami menyadari bahwa proses identifikasi jenazah dan penanganan korban luka akan memerlukan waktu yang cukup lama bagi keluarga yang terdampak,” ujar Reynard.
Insiden ini mengguncang komunitas resor ski yang biasanya dipadati wisatawan internasional. Suasana perayaan pergantian tahun pun berubah menjadi duka mendalam. Penyelidikan lanjutan diharapkan dapat segera mengungkap penyebab pasti tragedi tersebut guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.