Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pada Sabtu dini hari bahwa Amerika Serikat telah melancarkan “serangan berskala besar terhadap Venezuela”, serta menyatakan bahwa Presiden Venezuela Nicolás Maduro bersama istrinya telah ditangkap dan dikeluarkan dari negara tersebut.
Pengumuman itu disampaikan Trump melalui akun media sosial Truth Social miliknya.
“Amerika Serikat telah berhasil melaksanakan serangan berskala besar terhadap Venezuela dan pemimpinnya, Presiden Nicolás Maduro, yang bersama istrinya telah ditangkap dan diterbangkan keluar dari negara itu,” tulis Trump.
Ia menambahkan bahwa operasi tersebut dilakukan bersama aparat penegak hukum Amerika Serikat. Trump juga menyatakan bahwa rincian lebih lanjut akan segera disampaikan kepada publik.
“Detail akan menyusul. Saya akan menggelar konferensi pers hari ini pukul 11.00 waktu setempat di Mar-a-Lago,” lanjutnya.
Dalam wawancara singkat melalui sambungan telepon dengan The New York Times tak lama setelah pengumuman tersebut, Trump memuji operasi itu sebagai “operasi yang brilian”.
“Banyak perencanaan yang matang dan pasukan yang luar biasa hebat, orang-orang yang luar biasa,” kata Trump kepada The New York Times. “Ini benar-benar operasi yang brilian.”
Namun, menurut laporan The New York Times, Trump menolak menjawab pertanyaan apakah ia telah meminta persetujuan Kongres Amerika Serikat sebelum melancarkan serangan tersebut. Ia menyatakan akan menjelaskan hal itu dalam konferensi pers yang dijadwalkan.
