Presiden Prabowo Subianto menghadiri acara pemberian bonus bagi atlet peraih medali SEA Games 2025 di Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/1/2026). Prabowo tiba di ruang tengah Istana Negara sekitar pukul 15.12 WIB, dan kedatangannya disambut dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Presiden tampil mengenakan baju safari berwarna cokelat. Ia duduk berdampingan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir, serta sejumlah atlet peraih medali emas yang telah mengharumkan nama Indonesia di ajang regional tersebut.
Sejumlah anggota Kabinet Merah Putih turut hadir, di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri sekaligus Ketua Umum PB Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sugiono, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh atlet atas perjuangan mereka membawa nama bangsa di kancah internasional.
“Saya pribadi menyampaikan terima kasih saya kepada saudara-saudara sekalian atas keberhasilan saudara menjaga kehormatan bangsa Indonesia. Saudara-saudara sekalian dalam pembangunan sebuah negara, dalam perjuangan kebangkitan sebuah negara, karena olahraga adalah satu cermin daripada keberhasilan negara tersebut,” ujar Presiden Prabowo.
Ia menegaskan bahwa olahraga memiliki peran strategis dalam pembangunan dan kebangkitan sebuah negara. Menurut Prabowo, prestasi olahraga mencerminkan kekuatan suatu bangsa. Atlet yang dipercaya mewakili negara bukan sekadar peserta kompetisi, melainkan simbol ketangguhan nasional.
“Para olahragawan yang dipilih untuk mewakili bangsanya, memberi suatu simbol, memberi suatu tanda bahwa bangsa itu bangsanya kuat. Kalau olahragawannya lemah, olahragawannya kalahan, itu menggambarkan bahwa bangsa kita lemah dan bangsa kita kalahan,” tegasnya.
Ia menambahkan, lemahnya prestasi atlet dapat memberi kesan lemahnya bangsa, sehingga peran atlet menjadi sangat penting dalam menjaga martabat negara. Oleh karena itu, Prabowo mengaku bangga dan kagum atas pencapaian para atlet Indonesia di SEA Games 2025.
“Membanggakan, semua yang membanggakan, luar biasa saya kagum dengan Saudara-saudara. Mewakili, juga banyak cabang saya ikuti, terima kasih sekali lagi. Masalahnya ini bukan masalah sesuatu yang gembar-gembor, bukan,” ujarnya.
“Ini adalah masalah harga diri sebuah bangsa. Karena itu Saudara melihat negara-negara semua dari dunia antusias untuk ikut serta. Bahkan Saudara-saudara ada negara-negara yang bersedia berbuat apa saja untuk menang,” katanya lagi.
Prabowo juga memahami adanya tantangan dalam beberapa cabang olahraga, termasuk penilaian yang dinilai tidak selalu objektif. Namun ia meminta para atlet untuk tidak berkecil hati.
“Saya mengerti mungkin di cabang-cabang yang penilaiannya tidak terlalu objektif, Saudara telah berbuat yang terbaik, tapi Saudara dikasih nilai yang tidak sesuai, tapi itu saya kira biasa itu ya, tidak usah berkecil hati, yang penting Saudara-saudara telah berjuang sekeras tenagamu, dan sekarang masalahnya adalah bagaimana Saudara bisa meningkatkan prestasimu di saat-saat mendatang,” katanya.
Prabowo turut menyampaikan apresiasi kepada para ketua cabang olahraga dan pelatih yang telah melakukan pembinaan secara konsisten. Menurutnya, tanpa pembinaan yang baik, prestasi tidak mungkin tercapai.
Ia menegaskan bahwa kehadiran negara melalui pemberian bonus merupakan bentuk penghargaan nyata atas perjuangan atlet dalam menjaga kehormatan Merah Putih.
“Saya juga terima kasih para Ketua Cabor yang telah membina dengan baik, tanpa pembinaan yang baik tidak mungkin prestasi. Dan hasil Saudara-saudara, saya kira Saudara-saudara bisa merasakan betapa negara menghargai putra-putrinya yang berjuang untuk kehormatan bangsa,” tambahnya.