JAKARTA – Manchester United mengumumkan penunjukan Michael Carrick sebagai pelatih interim tim utama hingga akhir musim 20265/2026. Keputusan ini diambil setelah klub memutus kerja sama dengan Ruben Amorim, sekaligus menutup peluang kembalinya Ole Gunner Solskjaer ke Old Trafford.
Dalam pernyataan resmi, manajemen menegaskan Carrick dipilih karena pemahaman mendalam terhadap kultur klub serta rekam jejaknya bersama Setan Merah. Mantan gelandang ini mencatat 464 penampilan dan meraih lima gelar Liga Inggris serta satu trofi Liga Champions. Usai pensiun pada 2018, Carrick sempat bergabung dalam staf kepelatihan era Jose Mourinho dan Solskjaer, bahkan pernah menjabat caretaker pada 2021. Penunjukan kali ini disebut sebagai solusi jangka pendek demi menjaga stabilitas tim.
Direktur sepak bola Jason Wilcox menuturkan, jajaran direksi secara bulat memilih Carrick berkat kepemimpinan, kemampuan kolaboratif, dan pengetahuan mendalam terhadap skuad. United sebelumnya juga mempertimbangkan nama Solskjaer dan Ruud van Nistelrooy sebelum menjatuhkan pilihan. Target utama klub kini jelas: mengamankan tiket Liga Champions.
Carrick menyambut penunjukan ini dengan antusias. “Masih banyak yang bisa diperjuangkan musim ini. Kami ingin menyatukan semua elemen dan memberi penampilan terbaik bagi para suporter,” ujarnya. Tantangan berat langsung menanti, dengan laga kontra Manchester City dan Arsenal di awal masa tugasnya.
United mendapat kabar positif dengan kembalinya Bryan Mbeumo dan Amad Diallo dari tugas internasional, meski Noussair Mazraoui masih absen karena membela Maroko di Piala Afrika. Dengan pengalaman serta kedekatan emosionalnya terhadap klub, Carrick diharapkan mampu mengembalikan United ke jalur kompetitif hingga akhir musim.
