JAKARTA – Manajer tim balap VR46, Pablo Nieto, menegaskan timnya siap menghadapi perubahan besar yang akan terjadi pada MotoGP 2027. Regulasi baru terkait penggunaan motor bermesin 850cc serta ban dengan merek baru akan mulai diterapkan, sementara bursa transfer pembalap diperdiksi terbuka lebar karena mayoritas kontrak berakhir pada 2026.
Nieto menyebut, “Ya. Sudah mulai dibicarakan, dan semakin sering dibahas lebih awal. Tapi saya bisa mengerti karena pada tahun ‘27, 90 persen pembalap akan bebas kontrak. Dari ‘25 hingga ‘26, bisa dibilang sedikit lebih membosankan. Tidak ada yang terjadi. Tapi dari ‘26 hingga ‘27 akan ada perubahan besar di MotoGP. Jadi kita harus siap menghadapi segala kemungkinan.”
VR46 sebelumnya sempat mengincar Pedro Acosta, namun pembalap muda Spanyol itu memilih bertahan bersama KTM. Akhirnya, tim milik Valentino Rossi tetap melanjutkan kontrak dengan Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli.
Nieto menegaskan komitmen tim untuk memberi kesempatan kepada rider yang ada. “Kami ingin mencoba mempertahankan para pembalap yang sama, karena pada akhirnya kami ingin memberikan kesempatan kepada para pembalap kami. Tapi kita tidak pernah tahu apa yang akan terjadi. Jadi kita harus berusaha sebaik mungkin, berusaha memiliki pembalap terbaik. Dan kami fokus pada hal itu,” ujarnya.
Kontrak kedua pembalap VR46 akan berakhir pada 2026, membuka peluang tim melakukan perekrutan baru menjelang era regulasi MotoGP yang berubah drastis pada 2027.
