Aurelie Moeremans, aktris cantik yang dikenal lewat peran-perannya di sinetron dan film Indonesia, kembali menjadi pusat perhatian netizen di awal 2026. Bukan karena karya barunya, tapi karena masa lalunya dengan Roby Tremonti yang diungkit lagi.
Kisah pernikahan mereka yang penuh kontroversi—mulai dari cinta lokasi, penolakan orang tua, dugaan KDRT, hingga status pernikahan yang dipertanyakan—kembali viral setelah Roby memamerkan foto dan dokumen nikah.
Buku memoar Aurelie berjudul Broken Strings yang rilis tahun lalu jadi pemicu, di mana ia cerita pengalaman pahit sebagai korban child grooming dan pernikahan paksa.
Awal Mula: Cinta Lokasi di Usia Remaja
Hubungan Aurelie dan Roby dimulai pada 2009 saat mereka syuting sinetron bersama. Saat itu, Aurelie baru berusia 16 tahun, sementara Roby lebih tua (sekitar 28 tahun). Kedekatan di lokasi syuting berkembang jadi asmara, atau yang sering disebut cinta lokasi.
Namun, orang tua Aurelie langsung menolak keras karena usia putrinya masih belia dan belum matang secara mental. Mereka anggap hubungan ini tidak sehat, apalagi ada perbedaan usia yang signifikan.
Keluarga Aurelie bahkan melibatkan lembaga perlindungan anak untuk memisahkan mereka. Aurelie sempat kabur dari rumah untuk bersama Roby, yang bikin situasi semakin panas. Roby sendiri bantah tuduhan child grooming, bilang Aurelie sudah dewasa saat menikah (18 tahun) dan hubungan mereka murni cinta.
Upaya Pernikahan Diam-Diam Tanpa Restu
Karena tidak direstui, pasangan ini nekat mencari cara untuk menikah. Roby dikabarkan mendatangi banyak gereja hingga akhirnya menemukan satu di Cibinong, Bogor, yang mau melangsungkan pemberkatan.
Pernikahan agama ini terjadi pada Oktober 2011, tapi tanpa kehadiran keluarga Aurelie dan tidak dicatat secara sipil di negara. Aurelie cerita di bukunya bahwa ia merasa dipaksa, dikelilingi orang tak dikenal, dan hanya ibu Roby yang hadir.
Roby klaim pernikahan ini sah secara agama Katolik, bahkan tunjukkan dokumen Testimonium Matrimoni dan foto-foto pernikahan di media sosial. Tapi Aurelie bantah, bilang gaun pengantinnya cuma kostum syuting dan pernikahan itu dibatalkan gereja karena tidak memenuhi syarat hukum kanonik. Ia pegang status “liber” (bebas menikah lagi) dari gereja sebagai bukti.
Masa Pernikahan: Dugaan KDRT dan Perpisahan
Pernikahan mereka tak bertahan lama. Aurelie ungkap pengalaman buruk, termasuk dugaan KDRT seperti dijambak dan diludahi oleh Roby. Roby bantah tuduhan ini, bilang tak ada kekerasan dan hubungan mereka harmonis. Akhirnya, mereka berpisah pada 2013 setelah dua tahun menikah.
Setelah cerai, Aurelie fokus karier dan akhirnya menikah lagi dengan Tyler Bigenho pada 2025. Roby heran kenapa Aurelie bisa dapat status liber tanpa panggilannya ke gereja.
Kisah ini meledak lagi setelah Aurelie rilis Broken Strings pada 2025, di mana ia cerita detail pengalaman grooming dan pernikahan paksa tanpa sebut nama Roby secara langsung. Netizen langsung hubungkan dengan Roby, yang kemudian respons dengan unggah foto nikah dan dokumen di Instagram dan X.
Ia bilang jadi korban cancel culture dan pernikahan mereka sah. Aurelie balas dengan bukti dari ChatGPT dan surat gereja bahwa pernikahan tak sah karena tak tercatat negara.