JAKARTA – Kanada tengah menimbang rencana pengiriman kontingen kecil pasukan ke Greenland untuk latihan bersama anggota NATO, di tengah klaim Presiden AS, Donald Trump atas pulau tersebut. Rencana itu dilaporkan The Globe and Mail yang dikutip Sputnik, Senin (19/1/2026) dengan menguntip dua pejabat senior pemerintah Kanada.
Sejumlah negara Eropa—Swedia, Belanda, Norwegia, Prancis, Inggris, Jerman, dan Finlandia—telah lebih dulu mengumumkan rencana pengiriman pasukan. Angkatan Bersenjata Denmark pada Rabu menyatakan akan memperkuat kehadiran militer di Greenland dan meningkatkan latihan bersama sekutu NATO.
Menurut laporan, pasukan Kanada bisa berangkat pekan ini sebagai bagian dari latihan militer yang dipimpin Denmark, jika Perdana Menteri Mark Carney menandatangani rencana tersebut. “Sumber-sumber mengatakan mereka tidak memiliki informasi kapan Carney mungkin akan membuat keputusan tersebut. Namun, mereka percaya langkah itu tidak dapat dihindari,” tulis publikasi itu.
Sementara itu, Trump pada Sabtu mengumumkan tarif 10 persen terhadap Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Inggris, Belanda, dan Finlandia mulai Februari. Tarif itu akan naik menjadi 25 persen hingga Amerika Serikat menyelesaikan kesepakatan untuk membeli Greenland.
Greenland merupakan wilayah Kerajaan Denmark. Trump berulang kali menyatakan pulau itu seharusnya menjadi bagian dari Amerika Serikat. Otoritas Denmark dan Greenland menegaskan Washington harus menghormati integritas teritorial mereka.