JAKARTA – Pemerintah Vietnam telah menetapkan standar kemiskinan nasional multidimensi terbaru untuk periode 2026–2030 melalui Dekrit No. 351/2025/ND-CP. Kebijakan ini menaikkan ambang batas pendapatan per kapita bulanan secara signifikan, mencerminkan kemajuan ekonomi serta penyesuaian terhadap standar hidup yang lebih tinggi.
Berdasarkan regulasi baru tersebut, seseorang dikategorikan miskin di daerah pedesaan jika pendapatan rata-rata per kapita tidak melebihi 2.200.000 VND per bulan, atau sekitar Rp1,42 juta dengan asumsi kurs 1 VND setara Rp0,646. Di wilayah perkotaan, batas pendapatan ditetapkan lebih tinggi, yakni 2.800.000 VND per bulan, atau sekitar Rp1,81 juta.
Angka ini menunjukkan kenaikan tajam dibandingkan periode 2022–2025, ketika garis kemiskinan di pedesaan berada di kisaran 1.500.000 VND dan di perkotaan sekitar 2.000.000 VND per bulan. Bahkan, standar kemiskinan Vietnam saat ini jauh melampaui garis kemiskinan Indonesia yang ditetapkan Badan Pusat Statistik (BPS) pada Maret 2025 sebesar Rp609.160 per kapita per bulan.
Pendekatan multidimensi tetap diterapkan dalam klasifikasi kemiskinan. Penilaian tidak hanya didasarkan pada pendapatan, tetapi juga pada kekurangan akses terhadap layanan sosial dasar. Rumah tangga dikategorikan miskin apabila pendapatannya berada di bawah ambang batas dan mengalami kekurangan pada tiga atau lebih indikator layanan dasar. Sementara itu, kategori hampir miskin ditujukan bagi rumah tangga dengan pendapatan serupa, namun kekurangannya kurang dari tiga indikator tersebut.
Melansir laporan dari Nhan Dan dan sejumlah sumber resmi lainnya, standar baru ini menjadi instrumen krusial bagi pemerintah Vietnam. “Aturan terbaru ini akan menjadi dasar untuk mengukur dan memantau tingkat kemiskinan serta akses terhadap layanan sosial dasar bagi masyarakat,” tulis laporan tersebut.
Kebijakan ini diharapkan mendukung identifikasi kelompok sasaran untuk program pengentasan kemiskinan, jaminan sosial, serta perencanaan kebijakan sosial dan ekonomi yang lebih akurat dan berkelanjutan mulai 2026.
Dekrit tersebut dijadwalkan berlaku efektif pada 15 Februari 2026. Namun, khusus untuk kriteria rumah tangga dengan standar hidup rata-rata, penerapan telah dimulai sejak 1 Januari 2026 hingga diterbitkannya regulasi pengganti di masa mendatang.
Langkah ini menegaskan komitmen Vietnam dalam mengurangi kemiskinan secara multidimensi, sejalan dengan target pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan pembangunan berkelanjutan menuju 2030.