JAKARTA – Ferrari menggunakan bobot mobil balap terbarunya, SF-26, yang tercatat 770 kilogram atau hanya dua kilogram di atas batas minimum regulasi. Data tersebut disampaikan melalui lembar teknis tanpa pernyataan resmi, tapi menunjukkan ambisi tim untuk tampil agresif.
Mobil merah yang diuji di Fiorano bersama Lewis Hamilton dan Charles Leclerc disebut sudah mendekati versi final. Hal ini sekaligus membantah spekulasi adanya dua versi mobil, yakni “Step A” untuk pengujian dan “Step B” untuk debut di F1 GP Australia.
Direktur teknis Ferrari, Loic Serra, menegaskan pengembangan mobil akan terus dilakukan sejak tes musim dingin.
“Tentu saja akan ada perkembangan pada mobil. Maksud saya, bahwa pengembangan tidak akan dimulai hanya saat musim dimulai, tetapi juga akan dilakukan selama tes musim dingin. Kemudian, mengenai apa yang bisa disebut sebagai perkembangan besar, pasti akan ada beberapa perkembangan,” jelasnya, dilansir dari Motorsport, Minggu (25/1/2026).
Ferrari menekankan bahwa SF-26 merupakan proyek yang dirancang dengan cermat, termasuk pemilihan dasar yang memiliki banyak kesamaan dengan Mercedes W17. Direktur teknis mesin, Enrico Gualtieri, menyebut setiap aspek mobil telah diintegrasikan secara sempurna berkat kolaborasi erat antara tim penggerak, sasis, teknik, dan pembalap.
Mobil ini lebih pendek dan lebih sempit sesuai regulasi terbaru, dengan bobot 770 kg termasuk air, oli, dan pembalap. Angka tersebut hanya sedikit di atas batas minimum 768 kg. Perubahan signifikan juga terjadi pada unit tenaga, yang kini lebih ringan 34 kg dibandingkan generasi sebelumnya.
Ferrari melakukan penghematan bobot melalui jarak sumbu roda yang lebih pendek (3.400 mm dari 3.600 mm) dan lebar yang lebih kecil (1.800 mm dari 1.900 mm). Sisanya berasal dari desain detail yang teliti. Tim bahkan mempertimbangkan penggunaan pemberat tungsten untuk menjaga keseimbangan mobil di lintasan.
Meski pengurangan bobot menjadi fokus, pembaruan aerodinamis berpotensi menambah massa sehingga harus dirancang hati-hati. Beberapa pesaing diperkirakan akan memulai musim dengan beban awal lebih dari 10 kg, yang bisa berdampak sekitar tiga persepuluh detik per putaran.
Loic Serra optimistis SF-26 akan menjadi dasar solid bagi pengembangan fleksibel Ferrari sepanjang musim.
