JAKARTA – Pramac Racing menargetkan kembalinya ke podium pada 2026 sekaligus membantu Yamaha menjadi pabrikan terbaik pada MotoGP 2027. Ambisi ini dibangun dari fondasi yang telah ditanam sejak awal kemitraan mereka pada 2024.
Setelah beberapa musim sulit, Yamaha melakukan investasi besar, termasuk memperpanjang kontrak Fabio Quartararo dan mengembangkan mesin V4 untuk M1. Pada 2024, Yamaha juga meresmikan kerja sama dengan Pramac, yang kembali menghadirkan tim satelit bagi pabrikan Jepang itu mulai 2025 — sesuatu yang terakhir kali mereka miliki pada 2022.
Meski motor masih tertinggal performa, kehadiran Jack Miller dan Miguel Oliveira di Pramac menjadi langkah awal. Paolo Pavesio, Direktur Umum Yamaha Motor Racing, menyebut tahun lalu sebagai fondasi penting.
“Mengutip metafora yang dibuat oleh Gino (Borsoi, manajer tim Pramac), kami telah menanam benih tanaman yang sangat istimewa, yaitu bambu. Bambu tumbuh sangat lambat secara kasat mata, karena ia tumbuh terlebih dahulu di dalam tanah. Itulah yang kami coba lakukan tahun lalu, membangun fondasi yang kokoh di dalam tanah, dan tahun ini adalah tahun di mana kami akan mengubah segalanya,” ujar Pavesio, dilansir dari Motorsport, Minggu (25/1/2026).
Yamaha menjanjikan Pramac status “tim pabrik kedua” sejak awal, dengan peran penting dalam meluncurkan Toprak Razgatlioglu yang menggantikan Miguel Oliveira, serta mendukung pengembangan mesin V4.
Pramac sendiri memiliki rekam jejak kuat, termasuk gelar tim pada 2023 dan gelar pembalap bersama Jorge Martín pada 2024. Gino Borsoi menegaskan komitmen tim untuk membantu Yamaha kembali ke jajaran pabrikan terbaik.
“Kami tahu bahwa kami memiliki banyak pengalaman, kami telah menunjukkan potensi besar di masa lalu. Komitmen kami sama tingginya dengan Yamaha. Bagi saya, sangat penting untuk membantu Yamaha, sebagai tim, untuk kembali menjadi salah satu pabrikan terbaik di dunia,” kata Borsoi.
Ia menambahkan, 2026 akan menjadi dasar menuju regulasi baru 2027. “Kami sangat terlibat dan benar-benar ingin melihat Yamaha menjadi pabrikan terbaik dalam dua tahun. Dengan peraturan baru, pada 2027, saya pikir kami akan jauh lebih siap. 2026 akan menjadi dasar untuk 2027. Kami harus bekerja keras.”
Pemilik tim Pramac, Paolo Campinoti, berharap Yamaha bisa kembali bersaing untuk podium lebih cepat.
“Ini akan menjadi tahun transisi karena saya tidak berpikir motor akan sekuat yang dibutuhkan, tetapi kita akan berkembang karena saya yakin motor akan berkembang sepanjang tahun. Saya pikir jika kita bisa mulai kembali ke podium, itu akan fantastis tahun ini,” ujarnya.
