JAKARTA – Presenter berita, Tina Talisa kembali menikah untuk ketiga kalinya. Kabar bahagia ini diketahui dari unggahan di akun Instagram pribadinya di mana ia berfoto bersama seorang pria berparas bule yang diperkenalkan sebagai suaminya, Karl Hutchinson.
Dalam foto tersebut, Tina tampil anggun mengenakan kebaya dan jilbab putih. Tampak pula Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berpose bersama pasangan pengantin.
“Cinta tumbuh semakin dalam ketika dibagikan. Seperti lingkaran yang tiada awal dan akhir, ia terus mengalir dalam keindahan. Dengan penuh syukur, kami melangkah ke babak baru dalam hidup ini. Kami memohon doa restu seraya mengirimkan doa agar hari-hari Ibu/Bapak/Saudara/i dipenuhi cinta, kehangatan, dan keberkahan yang melimpah,” tulis Tina dalam unggahannya.
Unggahan itu juga disertai pesan dalam bahasa Inggris yang menegaskan rasa syukur dan kebahagiaan mereka memasuki babak baru kehidupan.
Riwayat Pernikahan dan Karier Tina
Sebelumnya, Tina pernah menikah dengan Muhammad Eggi Hamzah, putra mantan Kepala Bappenas Paskah Suzetta. Setelah bercerai, ia kembali menikah pada 17 Juli 2011 dengan pengusaha restoran asal Aceh, Amrinur Okta Jaya atau Bang Adie.
Pertengahan 2025, nama Tina kembali mencuat setelah ditunjuk sebagai salah satu komisaris di Pertamina Patra Niaga. Ia juga menjabat sebagai Staf Khusus Wakil Presiden periode 2024–2029 mendampingi Gibran Rakabuming Raka.
Publik mengenalnya sebagai presenter televisi, namun Tina memiliki latar belakang yang lebih luas. Lahir di Bandung pada 24 Desember 1979, ia menamatkan pendidikan di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran pada 2001.
Kariernya di dunia media dimulai sebagai pembawa acara berita di sejumlah stasiun televisi nasional, seperti Trans TV, Lativi, tvOne, Indosiar, dan NET. Ia pernah memandu program populer seperti Reportase Sore, Selamat Malam Indonesia, Apa Kabar Indonesia Malam, dan Satu Indonesia. Pada 2012, Tina meraih penghargaan Presenter Talkshow Berita & Informasi Terfavorit pada ajang Panasonic Gobel Awards.
Setelah meninggalkan dunia media, Tina terjun ke politik bersama Partai NasDem. Namanya kemudian dikenal sebagai juru bicara sekaligus anggota komite penanaman modal di BKPM saat dipimpin Bahlil Lahadalia.
