JAKARTA – Pada 30 Januari, dunia mencatat sejumlah peristiwa bersejarah yang membentuk jalannya politik, militer, dan budaya global. Berikut rangkuman peristiwa penting yang terjadi pada tanggal tersebut, disusun secara kronologis untuk memberikan gambaran lengkap tentang momen-momen krusial dalam sejarah.
- 1902: Penandatanganan Aliansi Inggris–Jepang di London
- 1917: Kelahiran Pahlawan Nasional Indonesia I Gusti Ngurah Rai
- 1930: Politbiro Uni Soviet Memerintahkan Pemusnahan Kulak
- 1933: Adolf Hitler Dilantik sebagai Kanselir Jerman
- 1964: Peluncuran Ranger 6 ke Bulan
- 1969: Penampilan Terakhir The Beatles di Atap Gedung
1902: Penandatanganan Aliansi Inggris–Jepang di London
Pada 30 Januari 1902, Inggris Raya dan Kekaisaran Jepang secara resmi menandatangani aliansi bilateral di Lansdowne House, London. Perjanjian ini ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri Inggris Lord Lansdowne dan Menteri Jepang Hayashi Tadasu. Aliansi tersebut mengakhiri kebijakan “Splendid Isolation” Britania dan didorong oleh kepentingan bersama untuk menangkal ekspansi Rusia di Asia Timur. Kerja sama ini telah dibahas sejak 1895, termasuk dukungan Inggris terhadap modernisasi Jepang dan kolaborasi dalam menumpas Pemberontakan Boxer. Perjanjian ini diperbarui pada 1905 dan 1911, namun akhirnya berakhir pada 1923 setelah secara resmi dibubarkan.
1917: Kelahiran Pahlawan Nasional Indonesia I Gusti Ngurah Rai
Brigadir Jenderal TNI (Anumerta) I Gusti Ngurah Rai lahir pada 30 Januari 1917 di Desa Carangsari, Petang, Kabupaten Badung, Bali, pada masa Hindia Belanda. Ia menjadi salah satu pahlawan nasional Indonesia yang memimpin perlawanan sengit melawan pasukan Belanda selama Revolusi Kemerdekaan. Ngurah Rai memimpin pasukan Ciung Wanara dalam Puputan Margarana di Marga, Tabanan, pada 20 November 1946, di mana ia gugur bersama 1.372 pejuangnya pada usia 29 tahun. Perjuangannya diabadikan melalui Taman Pujaan Bangsa Margarana dan monumen di Candi Marga. Pemerintah Indonesia menganugerahkannya Bintang Mahaputra serta kenaikan pangkat anumerta. Namanya kini melekat pada Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali serta KRI I Gusti Ngurah Rai, kapal perang TNI AL.
1930: Politbiro Uni Soviet Memerintahkan Pemusnahan Kulak
Pada 30 Januari 1930, Politbiro Partai Komunis Uni Soviet secara resmi menyetujui kebijakan “likuidasi kulak sebagai kelas” sebagai bagian dari kolektivisasi pertanian massal di bawah kepemimpinan Joseph Stalin. Kebijakan ini menargetkan petani kaya (kulak) yang dianggap menghambat industrialisasi dan mengancam pasokan pangan negara. Ribuan rumah tangga kulak dieksekusi, disita hartanya, dan jutaan orang diasingkan ke kamp-kamp di Siberia serta wilayah terpencil lainnya. Lebih dari 320.000 keluarga terdampak pada Juli 1930, dengan banyak korban tewas selama deportasi. Kampanye ini memicu konflik berdarah dan berkontribusi pada kelaparan besar di kemudian hari.
1933: Adolf Hitler Dilantik sebagai Kanselir Jerman
Pada 30 Januari 1933, Presiden Paul von Hindenburg melantik Adolf Hitler sebagai Kanselir Jerman dalam upacara singkat di kantor presiden. Hitler, pemimpin Partai Nazi (NSDAP), memimpin pemerintahan koalisi dengan Partai Rakyat Nasional Jerman (DNVP). Pelantikan ini terjadi setelah dua pemilu parlemen pada 1932 gagal membentuk mayoritas stabil. NSDAP menguasai posisi kunci: Hitler sebagai kanselir, Wilhelm Frick sebagai Menteri Dalam Negeri, dan Hermann Göring sebagai Menteri Dalam Negeri Prusia. Momen ini menandai awal kebangkitan rezim Nazi yang kemudian berkembang menjadi kediktatoran total.
1964: Peluncuran Ranger 6 ke Bulan
NASA meluncurkan pesawat ruang angkasa Ranger 6 pada 30 Januari 1964 dari Cape Canaveral menggunakan roket Atlas-Agena. Misi ini bertujuan mengambil foto resolusi tinggi permukaan Bulan menjelang akhir penerbangan hingga pesawat hancur saat tumbukan. Program Ranger dirancang untuk mendukung persiapan pendaratan manusia di Bulan, termasuk mengatasi kekhawatiran tentang kondisi permukaan seperti “pasir isap”. Peluncuran berjalan lancar meski langit mendung, menunjukkan peningkatan keandalan pendorong roket.
1969: Penampilan Terakhir The Beatles di Atap Gedung
The Beatles menggelar konser pamungkas mereka pada 30 Januari 1969 di atap gedung Apple Corps di Savile Row, London. Penampilan berdurasi 42 menit ini menjadi pertunjukan langsung terakhir band legendaris asal Liverpool tersebut, dengan tambahan kibordis Billy Preston. Konser spontan ini dibubarkan polisi karena keluhan kebisingan dari warga sekitar. Momen ikonik ini diabadikan dalam film dokumenter Let It Be dan menandai akhir era tur langsung The Beatles sejak 1966, sekaligus simbol perubahan budaya rock pada dekade 1960-an.
Peristiwa-peristiwa ini mencerminkan bagaimana 30 Januari menjadi saksi berbagai titik balik dalam sejarah dunia, dari aliansi geopolitik hingga perjuangan kemerdekaan dan inovasi luar angkasa.