JAKARTA – Barcelona menghadapi ujian serius saat bertandang ke markas Albacete pada perempat final Copa del Rey, Rabu (4/2/2026) pukul 03.00 WIB dini hari, dengan misi utama menghindari nasib pahit seperti yang dialami Real Madrid.
Albacete, klub Segunda División yang absen dari La Liga selama lebih dari dua dekade, tengah menikmati momentum emosional tertinggi usai menyingkirkan Real Madrid dengan skor dramatis 3–2 pada babak sebelumnya.
Kemenangan sensasional tersebut menjadikan laga melawan Barcelona sebagai duel akbar lanjutan bagi Albacete, yang kini mengincar sejarah baru di kompetisi tertua Spanyol.
Barcelona datang ke Carlos Belmonte dengan status sebagai raja Copa del Rey berkat koleksi 32 trofi dan predikat juara bertahan setelah musim lalu menaklukkan Real Madrid 3–2 di partai final.
Meski demikian, fakta bahwa tak ada tim yang mampu mempertahankan gelar sejak Barcelona melakukannya pada periode 2015–2018 membuat tekanan justru berada di kubu Blaugrana.
Albacete sendiri sedang dalam performa kompetitif di liga dengan tiga kemenangan beruntun, meski posisi mereka masih bertahan di papan tengah klasemen Segunda División.
Ancaman degradasi memang menjauh, namun kemenangan atas Barcelona akan menyamai pencapaian terbaik Albacete di Copa del Rey sejak terakhir kali mencapai semifinal musim 1994–1995.
Dalam perjalanan menuju perempat final, Albacete juga menyingkirkan Celta Vigo, sementara Barcelona melangkah usai mengalahkan pemuncak La Liga 2 Racing Santander dengan skor 2–0.
Rekor Pertemuan Albacete vs Barcelona
Pertandingan Albacete vs Barcelona akan digelar di Estadio Carlos Belmonte, Albacete, Spanyol, pada Rabu dini hari dengan kick-off pukul 03.00 WIB.
Rekor pertemuan sepenuhnya berpihak pada Barcelona yang menyapu bersih lima laga terakhir kontra Albacete tanpa hasil imbang.
Pertemuan terakhir kedua tim terjadi pada Mei 2005 di La Liga, ketika Barcelona menang 2–0 atas Albacete.
Dari sisi performa terkini, kedua tim sama-sama mencatatkan empat kemenangan dari lima laga terakhir di semua kompetisi.
Albacete tampil solid dengan kemenangan atas Real Zaragoza, Valladolid, Cádiz, serta Real Madrid, sebelum ditahan imbang Real Sociedad B.
Barcelona juga menunjukkan konsistensi dengan kemenangan atas Elche, Copenhagen, Real Oviedo, dan Slavia Prague, meski sempat tumbang dari Real Sociedad.
Prediksi Susunan Pemain
Albacete mendapat suntikan kepercayaan diri dari Jefté Betancor yang mencetak dua gol saat menyingkirkan Real Madrid.
Striker tersebut dipastikan menjadi tumpuan utama dan hampir pasti masuk starting XI racikan Alberto González.
Betancor juga melanjutkan performa apiknya dengan mencetak gol pada kemenangan 2–0 atas Real Zaragoza di laga liga akhir pekan lalu.
Kondisi skuad Albacete relatif ideal, meski Pepe Sánchez dipastikan absen dan Higinio Marin masih bermasalah dengan cedera paha.
Barcelona datang dengan rencana rotasi setelah menjalani laga intens di babak 16 besar.
Hansi Flick diprediksi tidak menurunkan kekuatan penuh, terutama dengan absennya Raphinha yang mengalami cedera adductor.
Nama Pedri, Gavi, dan Andreas Christensen juga masih menghuni ruang perawatan.
Lamine Yamal berpeluang diistirahatkan, membuka peluang Roony Bardghji tampil sejak menit awal.
Marcus Rashford diproyeksikan mengisi sektor kiri serangan untuk menutup absennya Raphinha.
João Cancelo, Gerard Martín, dan Marc Bernal berpeluang masuk dalam susunan pemain utama Barcelona.
Secara taktis, laga ini diprediksi berjalan terbuka karena Albacete tidak memiliki beban, sementara Barcelona justru memikul ekspektasi besar.
Atmosfer Carlos Belmonte dipastikan memanas, mengingat publik tuan rumah masih larut dalam euforia kemenangan atas Real Madrid.
Meski peluang kejutan terbuka, kualitas dan kedalaman skuad Barcelona diyakini cukup untuk meredam ambisi tuan rumah.
Barcelona diperkirakan mampu mengontrol tempo dan memanfaatkan celah pertahanan Albacete.
Dengan segala pertimbangan, Blaugrana diprediksi melangkah ke semifinal tanpa harus mengulang kisah pahit rival abadinya.
Prediksi Skor: Albacete 1–3 Barcelona.***
