NEW YORK, AS – Dokumen rahasia dari kasus Jeffrey Epstein yang baru dirilis oleh Departemen Kehakiman AS mengungkap adanya pertukaran email antara miliarder Bill Gates dan Epstein pada 2017 yang membahas topik “simulasi pandemi” sebagai bagian dari latihan kesiapan menghadapi skenario hipotetis.
Komunikasi ini memberikan gambaran lebih dalam tentang hubungan Gates dengan Epstein, seorang terpidana kasus seksual yang meninggal di penjara pada 2019, jauh sebelum pandemi Covid-19 resmi dimulai pada akhir Desember 2019. Meski detail spesifik simulasi tidak dijelaskan dalam berkas, temuan ini kembali memicu diskusi publik, termasuk berbagai spekulasi dan teori konspirasi terkait asal-usul pandemi.
Pada Oktober 2019, Bill & Melinda Gates Foundation—organisasi filantropi yang didirikan Gates bersama mantan istrinya, Melinda—berperan sebagai sponsor utama dalam simulasi global bernama Event 201. Acara ini digelar bersama Johns Hopkins Center for Health Security dan World Economic Forum, dengan tujuan menguji respons dunia terhadap wabah virus imajiner.
Pihak Gates Foundation menegaskan bahwa Event 201 murni merupakan latihan kesiapsiagaan, bukan bentuk perencanaan atau prediksi atas pandemi sungguhan. Selama bertahun-tahun, yayasan tersebut juga aktif mendukung berbagai inisiatif kesehatan global, termasuk pendanaan riset obat-obatan dan vaksin.
Dokumen yang dikenal sebagai Epstein Files juga memuat tuduhan pribadi terhadap Gates. Di antaranya, terdapat klaim bahwa pendiri Microsoft itu pernah meminta bantuan terkait penyakit menular seksual. Dalam salah satu memo yang dikaitkan dengan Epstein, disebutkan permintaan agar email tertentu dihapus serta permintaan antibiotik yang disebut bisa diberikan secara diam-diam kepada Melinda, yang saat itu masih menjadi istrinya.
Dalam email terpisah, Epstein juga menulis kepada anggota Parlemen Inggris, Peter Mandelson, bahwa ia “bersenang-senang” dengan Gates di Seattle. Sekitar tiga juta halaman dokumen yang dirilis pada masa pemerintahan Presiden Donald Trump turut mencakup foto-foto Epstein bersama Gates. Hingga kini, Gates belum memberikan komentar publik secara langsung mengenai detail tuduhan tersebut.
Salah satu memo bertanggal 18 Juli 2013 yang dikaitkan dengan Epstein berisi tuduhan bernada pribadi terhadap Gates, termasuk permintaan penghapusan email terkait penyakit menular seksual serta pernyataan lain yang bersifat intim.
Seorang juru bicara Gates membantah keras berbagai tudingan tersebut. “Klaim ini benar-benar tidak masuk akal dan sepenuhnya salah,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa dokumen-dokumen tersebut justru menunjukkan frustrasi Epstein karena tidak memiliki hubungan berkelanjutan dengan Gates, serta upayanya untuk menjebak dan mencemarkan nama baiknya, seperti dikutip dari The Telegraph.
Rilis dokumen ini kembali menyoroti isu transparansi dan etika di kalangan elite global, sekaligus memunculkan dorongan agar jaringan dan aktivitas Epstein di masa lalu terus diselidiki secara menyeluruh.