Max Verstappen akan tampil dengan nomor 3 pada musim Formula 1 2026, setelah mendapat izin langsung dari sahabat sekaligus mantan rekan setimnya, Daniel Ricciardo. Nomor tersebut sebelumnya melekat pada Ricciardo sejak sistem nomor permanen pembalap diperkenalkan pada 2014.
Pergantian ini menandai kembalinya Verstappen ke nomor yang selama ini ia anggap sebagai favorit. Sang juara dunia empat kali harus melepas nomor 1, yang kini menjadi hak juara dunia 2025, Lando Norris, usai perebutan gelar dramatis hingga seri terakhir musim lalu.
Serah Terima Bernuansa Santai
Momen peralihan nomor ini terekam dalam video yang dirilis Red Bull saat peluncuran musim tim di Detroit, 15 Januari lalu. Dalam suasana penuh canda, Ricciardo bereaksi jenaka ketika melihat angka 3 di topi Verstappen.
“Aku kenal tangan lembut ini,” ujar Ricciardo sambil bercanda, yang langsung dibalas Verstappen dengan guyonan, “Aku memang suka manikur dan pedikur.”
Bos tim Red Bull, Laurent Mekies, yang turut menyaksikan interaksi tersebut, bahkan berkomentar singkat, “Itu agak menyeramkan.” Ricciardo kemudian menegaskan sambil tersenyum, “Wah, ini angka tiga. C’est magnifique!”
Nomor 3 pertama kali terlihat pada mobil RB22 milik Verstappen saat sesi shakedown di Barcelona pada 26–30 Januari. Dalam sesi tersebut, pembalap asal Belanda itu mencatatkan total 118 lap pada hari terakhir pengujian.
Ricciardo—yang kini berperan sebagai duta balap global Ford, mitra mesin baru Red Bull—mengungkapkan bahwa Verstappen sudah menghubunginya sejak Grand Prix Amerika Serikat 2025 di Austin untuk membahas kemungkinan penggunaan nomor tersebut.
Nomor dengan Makna Pribadi
Dalam wawancara bersama Viaplay, Verstappen menegaskan bahwa angka 3 memiliki arti khusus baginya.
“Bukan 33. Nomor favorit saya selalu 3, selain nomor 1. Sekarang kami bisa bertukar, jadi akan menjadi nomor 3,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Nomor 33 memang baik-baik saja, tapi saya lebih suka satu angka 3 daripada dua. Saya selalu bilang itu keberuntungan ganda, dan saya rasa keberuntungan saya di F1 sudah cukup.”
Menurut regulasi FIA, nomor pembalap tetap dilindungi hingga dua tahun setelah pembalap tersebut meninggalkan grid. Dengan balapan terakhir Ricciardo berlangsung di Grand Prix Singapura 2024, Verstappen sejatinya harus menunggu hingga 2027. Namun, persetujuan langsung dari Ricciardo memungkinkan perpindahan nomor dilakukan lebih cepat.
Akhir Era Nomor 1
Verstappen sebelumnya menggunakan nomor 1 sejak merebut gelar juara dunia pertamanya pada 2021—hak eksklusif bagi juara bertahan. Namun, gelar Lando Norris pada musim 2025, yang ditentukan dengan selisih hanya dua poin di Grand Prix Abu Dhabi, mengakhiri periode tersebut.
Norris pun menjadi pembalap McLaren pertama yang meraih gelar dunia sejak Lewis Hamilton pada 2008.
Ricciardo mengaku senang bisa menjadi bagian dari cerita ini. “Ini kisah yang menarik, bukan hanya untuk kami berdua, tapi juga untuk para penggemar yang mengikuti perjalanan kami sejak menjadi rekan setim,” katanya. “Saya sangat senang bisa mengatakan ya. Kalau tidak, dia harus menunggu setahun lagi.”