Sebuah tragedi mengguncang keluarga asal Indonesia yang sedang berlibur di Singapura. Seorang bocah perempuan WNI berusia 6 tahun tewas setelah ditabrak mobil di kawasan wisata Chinatown pada Jumat, 6 Februari 2026.
Korban bernama Sheyna Lashira. Ia sedang berjalan kaki bersama ibunya yang berusia 31 tahun di area parkir samping Kuil Relik Gigi Buddha (Buddha Tooth Relic Temple) di South Bridge Road ketika kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.50 waktu setempat.
Kronologi Kejadian
Menurut laporan kepolisian Singapura dan saksi mata, sebuah mobil jenis BYD Sealion 7 (nomor plat SPD6876P) yang sedang keluar dari tempat parkir tiba-tiba kehilangan kendali. Mobil tersebut menabrak ibu dan anak yang sedang berjalan di trotoar/pejalan kaki.
Kedua korban sempat sadar saat dibawa ke rumah sakit. Namun, Sheyna Lashira mengalami luka parah dan akhirnya meninggal dunia di rumah sakit. Sementara ibunya masih menjalani perawatan intensif di Singapore General Hospital hingga saat ini.
Pengemudi Ditahan
Polisi Singapura telah menahan pengemudi, seorang perempuan berusia 38 tahun. Ia ditahan dengan tuduhan mengemudi tanpa pertimbangan yang wajar hingga menyebabkan kematian (driving without reasonable consideration causing death).
Beberapa saksi mata menyebutkan bahwa pengemudi sempat berdebat dengan ayah korban di lokasi kejadian, meski ayah tersebut sedang memeluk tubuh anaknya yang bersimbah darah. Sikap pengemudi ini menuai banyak kecaman dari publik.
Dukungan dari Pemerintah Indonesia
KBRI Singapura langsung memberikan pendampingan penuh kepada keluarga korban. Jenazah Sheyna Lashira telah dibawa pulang ke Indonesia pada 8 Februari 2026 dan telah dimakamkan di tanah air.
Keluarga korban yang tinggal di Indonesia dilaporkan sangat terpukul. Liburan yang seharusnya menyenangkan berubah menjadi duka mendalam bagi mereka.
