BLACKPINK akhirnya merilis daftar lagu resmi (tracklist) untuk mini album comeback mereka yang sangat dinanti, Deadline, pada 5 Februari 2026. Sayangnya, pengumuman yang seharusnya menjadi momen bahagia justru berbalik menjadi gelombang kekecewaan dan kemarahan massal dari BLINK (fandom BLACKPINK) di seluruh dunia.
Tracklist Resmi ‘Deadline’ (rilis 27 Februari 2026)
Mini album berisi lima lagu ini memiliki susunan sebagai berikut:
- Jump – single pra-rilis yang sudah resmi keluar Juli 2025
- Go – lagu utama (title track) baru
- Me and My (versi resmi dari yang selama ini dikenal sebagai “Me and My Girls”)
- Champion
- Fxxxboy (ditulis persis seperti itu di tracklist resmi)
Durasi keseluruhan album dikabarkan hanya sekitar 15 menit — angka yang dianggap sangat singkat untuk sebuah mini album, apalagi mengingat ini adalah rilisan Korea pertama BLACKPINK setelah hiatus panjang lebih dari tiga tahun sejak album Born Pink (2022).
Inti Masalah: Tiga Lagu Sudah Bocor Sejak 2025
Kekecewaan utama penggemar berpusat pada fakta bahwa tiga dari lima lagu sudah beredar secara ilegal (leak) sepanjang tahun 2025:
- Jump → sudah resmi dirilis Juli 2025, jadi ini bukan masalah
- Me and My Girls (kini terdaftar sebagai “Me and My”) → bocor sekitar pertengahan hingga akhir 2025
- Champion → versi bocor pertama kali muncul November 2025, lengkap dengan lirik tentang ketekunan dan kepercayaan diri
YG Entertainment sendiri mengonfirmasi keaslian bocoran tersebut dengan mengajukan takedown hak cipta (copyright claim) terhadap berbagai unggahan tidak resmi di YouTube dan platform lain sepanjang tahun lalu. Artinya, file yang beredar memang berasal dari master resmi, bukan AI atau rekaman palsu.
Akibatnya, banyak BLINK merasa “sudah mendengar hampir 60% album” sebelum tanggal rilis resmi, sehingga rasa penasaran dan excitement untuk comeback ini sangat berkurang.
Reaksi Penggemar yang Membara di Media Sosial
Beberapa komentar paling viral di X dan berbagai forum penggemar:
- “Bayangin nunggu 4 tahun buat mini album, eh 3 lagunya udah bocor duluan. YG males banget nih.”
- “Lagu utama baru cuma satu, sisanya bocor semua. Ini comeback atau re-release?”
- “15 menit doang? Setelah hiatus segitu lama? Seriusan?”
- “Jump udah kita hafal, Champion sama Me and My juga udah kita dengar berkali-kali. Tinggal Go yang beneran baru. Sedih.”
Sebagian penggemar juga menyoroti bahwa meskipun Deadline World Tour sukses besar (menjadi salah satu tur artis wanita dengan pendapatan tertinggi), materi musik baru yang dibawa terasa sangat minim.
Perubahan Distributor dan Konteks Industri
Menariknya, mini album Deadline menjadi rilisan pertama BLACKPINK yang didistribusikan oleh The Orchard (anak perusahaan Sony Music Entertainment), mengakhiri kerja sama dengan Interscope Records yang telah berlangsung sejak 2018. Kerja sama baru ini sudah mulai terlihat saat “Jump” dirilis Juli 2025.
Rosé sempat membahas proyek ini dalam podcast Call Her Daddy, menyebut album ini sebagai simbol kembalinya kebersamaan keempat member setelah masing-masing menjalani karier solo yang cukup panjang.
Belum Ada Respons Resmi dari YG Entertainment
Hingga artikel ini ditulis, YG Entertainment belum memberikan pernyataan resmi mengenai kontroversi bocoran lagu maupun kritik terhadap durasi dan jumlah materi baru di mini album.
Meski demikian, para penggemar tetap menanti lagu utama “Go” yang menjadi satu-satunya track benar-benar baru yang belum bocor. Banyak yang berharap “Go” bisa menjadi penyelamat dan mengembalikan antusiasme yang sempat pudar akibat bocoran tersebut.
Deadline dijadwalkan resmi rilis pada 27 Februari 2026. Apakah mini album ini akan mampu memenuhi ekspektasi tinggi setelah penantian panjang, ataukah justru menjadi salah satu rilisan paling kontroversial dalam karier BLACKPINK? Hanya waktu yang akan menjawab.
