Sebuah video singkat berdurasi beberapa detik mendadak jadi mimpi buruk bagi raksasa roti asal Singapura, BreadTalk. Seorang pekerja terekam kamera netizen tengah menggunakan sapu lantai untuk membersihkan rak pajangan roti di gerai Eastpoint Mall pada Senin (9/2). Aksi yang dinilai jauh dari standar kebersihan ini memicu gelombang kecaman di media sosial.
Viral dan Memancing Amarah
Video yang diunggah di grup Facebook tersebut langsung meledak, ditonton lebih dari 200.000 kali dalam semalam. Pengunggah video menyebut pemandangan tersebut “sangat menjijikkan” dan mempertanyakan keamanan pangan di gerai lainnya. Netizen pun ramai-ramai menyuarakan kekhawatiran; mereka menilai sapu, dalam kondisi baru sekalipun, tetap tidak pantas bersentuhan dengan area makanan.
Kasus ini kini berada di bawah radar Singapore Food Agency (SFA) setelah laporan resmi diajukan oleh masyarakat.
Tindakan Tegas: Pemecatan dan Pembuangan Produk
Menanggapi badai kontroversi tersebut, pihak BreadTalk bergerak cepat. Juru bicara perusahaan menegaskan bahwa individu dalam video tersebut bukan karyawan langsung, melainkan pekerja dari perusahaan jasa kebersihan eksternal.
“Tindakan tersebut sama sekali tidak dapat diterima dan melanggar prosedur ketat keamanan pangan kami. Saat ini, jasa pekerja yang bersangkutan telah dihentikan,” ujar perwakilan BreadTalk kepada The Straits Times.
Sebagai langkah mitigasi, BreadTalk segera melakukan:
-
Disinfeksi Total: Pembersihan menyeluruh menggunakan larutan standar medis di seluruh gerai Eastpoint Mall.
-
Pemusnahan Produk: Seluruh roti dan pastry yang berada di rak saat insiden terjadi langsung dibuang untuk menjamin keselamatan konsumen.
-
Kembali ke Standar: Perusahaan mengingatkan bahwa prosedur resmi pembersihan rak hanya diperbolehkan menggunakan kain khusus food-grade.
Didirikan sejak tahun 2000, BreadTalk merupakan ikon kuliner Singapura yang telah mendunia dengan lebih dari 400 gerai di 15 negara. Insiden ini menjadi tamparan keras bagi branding premium yang mereka usung. Pihak manajemen berjanji akan memperketat pengawasan terhadap vendor kebersihan agar kejadian memilukan ini tidak terulang kembali.
